sederet kamus
Search Articles
Translate: Tutorial:

Subordination & Coordination

Membuat satu kalimat lengkap adalah langkah awal dalam merangkai kata-kata. Menambahnya menjadi paragraf bahkan tulisan panjang dalam Bahasa Inggris adalah tantangan tersendiri. Kalau kalimat sederhana hanya perlu subjek, predikat dan mungkin objek dan keterangan waktu ada banyak tambahan dalam kalimat yang lebih dari satu.

Sebut saja kata sambung, keterangan untuk tempat dan waktu yang membuat menulis dalam Bahasa Inggris yang baik dan benar jadi lebih menarik. Penulisan dua kalimat menjadi satu atau digabungkan dikenal dengan subordination dan coordination.

Penggabungan Kalimat

Dalam Bahasa Inggris ada yang namanya independent clause (kalimat yang dapat berdiri sendiri) dan dependent clause (kalimat yang memerlukan kalimat induk dan tidak dapat berdiri sendiri. Contohnya seperti

I need to go to the doctor. I don’t feel well. (Saya perlu pergi kedokter. Saya merasa tidak sehat)

Ada dua kalimat yang terdiri dari subjek dan predikat. Namun kalimat yang kedua membutuhkan kalimat pertama untuk jadi lebih logis. Oleh karena itu disambung dengan kata because. Jadilah kalimat menjadi sebuah sebab-akibat.

I need to go to the doctor because I don’t feel well (Saya perlu pergi kedokter karena saya merasa tidak sehat)

Cara menggabungkan kata tersebutlah yang dinamakan Subordination dan Coordination. Keduanya memiliki persamaan dan juga perbedaan. Untuk lebih jelasnya dapat melihat ulasan lengkap sebagai berikut.

  • Coordination

Menggabungkan dua kalimat lengkap yang setara posisinya. Kata sambungnya disebut coordinator yang mengkoordinasi agar kedua kalimat tersambung dengan sesuai.

  • Subcoordination

Menggabungkan dua kalimat lengkap dimana satu kalimat bertindak sebagai independent clause dan kalimat lainnya sebagai dependent clause. Kata sambungnya disebut subordinating dimana satu kalimat menjelaskan kata lainnya.

Persamaan Antara Subordination and Coordination

Coordination dan subordination memiliki persamaan yakni keduanya menggabungkan dua kata atau menjadikan dua independent clauses menjadi satu. Selain itu kata yang digunakan untuk menggabungkannya pun memiliki persamaan.

Baik Subordination dan Coordination digabungkan menggunakan beberapa kata sambung.

A. Conjuction

Kata sambung atau conjunction lazim digunakan untuk menggabungkan dua kalimat. Untuk penggunaannya yang akan lebih mudah diingat dengan akronim FANBOYS. Baik coordination maupun subordination dapat sama-sama menggunakan kata sambung ini. Oleh karena itu untuk membedakannya perlu memahami maknanya.

  • For (untuk sebab-akibat)

Coordination : Mathilda has claustrophobia for she is scare of small space (Mathinda memiliki claustrophobia karena dia takut pada ruangan sempit)

Subordination : Anna was late for her car broke down(Anna terlambar karena mobilnya  mogok)

  • And (tambahan)

Coordination : Isadora went to Stanford and her sister went to Yale (Isadora sekolah di Stanford dan saudara perempuannya sekolah di Yale)

Subordination : Isadora went to Stanford and she like it there (Isadora sekolah di Stanford dan ia menyukainya)

  • Nor (tambahan dalam bentuk negatif)

Coordination : Mark doesn’t want hamburger, nor does he want fried chicken. (Mark tidak suka hamburger dan dia juga tidak suka ayam goreng)

Subordination : I don’t like waking up in the morning, nor setting the alarm too early. (Saya tidak suka bangun pagi atau mengetel alarm terlalu pagi)

  • But (kontras)

Coordination : My family love gardening, but we prefers to sunbathing. (Keluarga saya suka berkebun tapi kami lebih memilih berjemur)

Subordination : Alice loves cats, but she prefers not to have them as pets. (Alice menyukai kucing, tapi dia lebih memilih tidak memelihara mereka)

  • Or (alternatif)

Coordination : Janice thinks he wants to study medicine, or he might be interested in painting. (Janice pikir ia ingin belajar kedokteran atau ia pikir akan lebih menarik untuk belajar melukis)

Subordination : My father wants to get a mini – van, or he might not. (Ayah saya ingin memebeli mini – van, atau mungkin tidak).

  • Yet (kontras)

Coordination : I really likes to jog in the morning, yet I hate to wake up early. (Saya sangat suka jogging di pagi hari tapi saya benci bangun pagi)

Subordination : I really like Russian language, yet I hate the teacher. (Saya suka pelajaran Bahasa Rusia, tapi saya benci gurunya)

  • So (sebab-akibat)

Coordination : Mia loves baking, so she takes baking lesson. (Mia suka memanggang jadi mengambil kelas memanggang)

Subordination : Andrew wants to be a pilot, so he persues that dream (Andrew ingin jadi pilot, jadi ia mengejar impian itu)

Selain menggunakan conjuction, coordination dan subordination juga dapat memakai kata sambung lain yakni conjunctive adverb. Ada beberapa kata sambung yang lebih cocok untuk coordinating dan ada beberapa kata yang lebih sesuai untuk subordinating.

B.1. Conjunctive adverb untuk coordination

Untuk mengkoordinasi kalimat dapat juga menggunakan kata transisi atau dikenal sebagai (conjunctive adverbs). Penggunaan kata sambungnya menggunakan tanpa (;) semi colon sebelum kata sambung dan tanda koma (,)setelahnya. Berikut adalah penggunaan conjuctive adverb untuk coordination.

  • However (walaupun demikian) (contrast):

Mathematics is hard and boring ; however, I study them anyway. (Matematika sangat sulit dan membosankan ; walaupun demikian. Saya mempelajarinya)

  • Therefore (oleh karena itu) (cause/effect):

My mother does yoga regularly; therefore, she is in good shape. (Ibu saya melakukan yoga secara rutin; oleh karena itu, dia sangat bugar)

  • for example (contohnya) (general to specific):

There are many diet you can try; for example, I do plant based diet and I love it. (ada banyak cara diet yang bisa dilakukan ; contohnya, saya melakukan diet makanan berdasarkan sayuran dan saya menyukainya.

  • in fact (faktanya) (emphasis):

I am obsessed with singing ; in fact, I just sign – up to a singing class. (Saya terobsesi dengan menyanyi ; faktanya, Sekarang saya saya mendaftar ke kelas menyanyi)

B.2. Conjunctive Adverb untuk Subordination.

Ada beberapa conjunctive adverb yang lebih cocok untuk subordination. Dimana kalimatnya menerangkan dua kalimat yang tidak setara. Salah satu kalimatnya perlu mengacu pada kalimat induk. Bila tidak maka maknanya akan tidak logis dan lebih mudah dipahami bila memiliki kalimat penjelasnya. Berikut adalah contohnya.

  • Although (walaupun) (contrast):

Michelle takes the rides anyway although she is really scare to death. (Michelle tetap naik wahana itu walaupun dia sangat ketakutan)

  • Because (karena) (cause/effect):

Anna and Marie drinks tea because makes them feel healthy. (Anna dan Marie minum teh karena membuat mereka merasa sehat)

  • When (saat) (time):

When I come home late, I try to wash my make-up even I was sleepy. (Saat saya pulang telat, saya berusaha untuk membersihkan make-up saya walaupun saya sangat mengantuk)

  • If (kalau) (condition):

If my sister doesn’t sleep with her doll, she will sleep restlessly. (Kalau adik perempuan saya tidak tidur dengan bonekanya, dia akan tidur dengan tidak nyenyak)

Demikian adalah persamaan antara Subordiation dan Coordination dengan penggunaan conjunction beserta contohnya. Apakah Anda dapat membedakan penggunaan antara keduanya? Perhatikan pembahasan berikut tentang perbedaan antara dua cara penulisan kalimat ini.

Perbedaan Subordination dan Coordination

Walau keduanya sama-sama menggabungkan dua kalimat namun dapat dilihat perbedaannya. Selain dari pilihan kalimat yang digabungkan juga dari penggunaan kata sambungnya.

Selain conjunction ada juga penggunaan kata sambung lain yang digunakan oleh subordination yang tidak bisa dipakai saat membuat kalimat coordination. Berikut adalah perbedaan di antara keduanya

1. Pengabungan ide

Coordination menggabungkan ide yang sama pentingnya sedangkan subordination menggabungkan dengan ide yang pentong dengan ide yang tidak terlalu penting. Dalam arti lain Coordination menggabungkan kalimat yang setara sementara Subordination terdiri dari independent clause dan dependent clause. Satu kalimat menjelaskan kalimat lainnya sehingga posisinya tidak setara.

Bentuk kalimat pada keduanya membutuhkan dua kalimat yang independent maksudnya kalimat yang memiliki subjek dan predikat berbentuk kata kerja jadi perbedaannya untuk coordination dua-duanya sama pentingnya.

Contoh

  • Coordination

I go to the mall. I buy a new pair of jeans (Saya pergi ke mall. Saya beli sepasang jeans) menjadi I go to the mall and buy a new pair of jeans (Saya pergi ke mall dan saya membeli sepasang jeans)

  • Subordination

I let the lights on when I sleep . I am afraid of the dark ( Saya membiarkan lampu menyala saat saya tidur. Saya takut akan kegelapan) ditambah dengan kata sambung conjunction “because” jadi

I let the lights on when I sleep because I am afraid of the dark ( Saya membiarkan lampu menyala saat saya tidur. Saya takut akan kegelapan)

2. Kata Sambung

Kata sambung yang berbeda antara subordination dan coordination adalah penggunaan conjunction adverb pada coordination dan menggunakan relative pronoun pada subordination.

Relative Pronoun untuk Subordination

Khusus untuk subordination dapat menggunakan relative pronoun untuk digunakan dalam kalimat. Kata sambung ini sangat pas untuk kalimat yang menjelaskan kalimat lainnya.

  • That

The man that stole my wallet is the next door neighbour. (Laki-laki yang baru saja mencuri dompetku adalah tetanggaku dirumah sebelah)

  • Which

The woman which canture my eyes is actually my future wife (wanita yang menarik pandanganku adalah calan istriku)

  • Who

The man who stand in front of the classroom is the new English teacher. (pria yang berdiri di depan ruang kelas danah guru Bahasa Inggris yang baru)

  • Whose

The boys that ride these bikes go to the same school with me. (Para anak laki-laki yang mengendarai sepeda ini pergi kesekolah yang sama dengan ku)

  • Whom

The little girl whom I met earlier has just move to the city. (Anak kecil yang saya baru temui tadi baru saja pindah ke kota)

  • When

Anna screamed when a large snake suddenly appear out of nowhere. (Anna berteriak ketika tiba-tiba ada ular besar yang tiba-tiba muncul dihadapannya)

Subordinative Conjunction

Walau ada beberapa kata sambung yang  dapat digunakan baik secara coordination maupun subordination. Ada beberapa subordinative conjunction yang paling sesuai untuk subordination yang mengabungkan dua kalimat yang tidak setara. Berikut contohnya.

  • After

You can go out and play after you finishes your lunch (Kamu boleh keluar untuk main setelah menyelesaikan makan siangmu)

  • Once

Once you are out of that door, don’t ever come back. (Setelah kami keluar, jangan pernah kembali)

  • Until

I will not move until you apologize. (Saya tidak akan pindah sebelum kamu minta maaf)

  • Unless

Unless you finish your homework right now, there is no television for you (kecuali kamu selesaikan pekerjaan rumahmu sekarang juga atau kamu tidak boleh menonton televisi)

  • Before

Please wash your hands before you eat (tolong cuci tanganmu sebelum makan)

  • Though

Everyone need to wear a mask, though it is very uncomfortable. (Semua orang harus menggunakan masker, walaupun tidak nyaman)

Demikianlah penjelasan lengkap tentang subordination dan coordination. Penjelasan, kata sambungnya dan contoh bagaimana membuat penggabungan kalimat mengunakan kedua cara tersebut. Gunakan kata yang tepat untuk merangkai kalimat baik secara coordinating maupun subordinating.

English Word Index:
A . B . C . D . E . F . G . H . I . J . K . L . M . N . O . P . Q . R . S . T . U . V . W . X . Y . Z

Indonesian Word Index:
A . B . C . D . E . F . G . H . I . J . K . L . M . N . O . P . Q . R . S . T . U . V . W . X . Y . Z