sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Penggunaan ‘Was’ Dalam Bahasa Inggris

Bahasa inggris memiliki tata bahasa yang cukup kompleks. Penguasaan bahasa ingin didahului dengan memahami bentuk kalimat berdasarkan waktunya. Ada yang berupa present tense, past tenst, future tense dan perfect tense.

Pemakaian “was” Sebagai Past Tense

Apakah harus memakai was atau tidak ya? Tentu kalau sudah mempelajari Bahasa Inggris sejak SD. Kita tahu bahwa kata ini dipakai untuk Past Tense. Ia menunjukkan kalimat yang terjadi di masa yang lampau. Sesuatu yang sudah berlalu. Tapi bagaimana penggunaan “was” yang benar? Berikut adalah ulasannya.

Past Tense juga terbagi untuk beberapa pemakaian. Ada yang menunjukkan fakta (past simple), sedang berlangsung (past continous) atau yang sudah terjadi dimasa lalu (past perfect). Kita hari ini akan membahas mengenai pemakaian kata “was” sebagai bagian dari semua hal tersebut.

Kapan Memakai Was?

Was digunakan untuk personal pronoun singular, yaitu I (saya), he (dia laki-laki), she (dia perempuan), dan nama orang seperti Anna, Beth, Carl. Pemakaian berbeda0-beda untuk setiap tense. Simple past memakai kata “was” kalau bertemu kata sifat (adjective) atau kata benda (noun). Sedangkan tense lainnya mempertemukan kata “was” dengan kata kerja (verb) dengan beberapa ketentuan.

  1. Was untuk Simple Past

Kamu memakai “was” untuk menunjukkan fakta atau kejadian dimasa lampau. Pemakaiannya bisa mendahului kata benda (noun) atau kata sifat (adjective). Perhatikan beberapa contohnya sebagai berikut.

Rumus:

Subject + was + object (noun/adjective)

Contoh:

Penggunaan was bertemu dengan adjective (kata sifat)

    • I was really chubby in high school (saya sangat gemuk di SMA)
    • He was hungry after all those walks (dia kelaparan setelah melakukan semua perjalanan tersebut)
    • Anna was sad because she lost her phone (Anna sedih karena dia menghilangkan ponselnya)
    • The building was small and dirty when I first came here (bagngunannya kecild an kotor waktu saya pertama kali datang)
    • The cat was big and healthy (kucing itu besar dan sehat)
    • The weather was dark and stormy (Cuacanya gelap dan berbadai)

Penggunaan was bertemu dengan kata benda (noun)

    • She was a teacher before she retired (Dia adalah seorang guru sebelum pensiun)
    • I was born in 2000 (saya dilahirkan pada tahun 2000)
    • Amanda was a diligent student in elementary. (Amanda adalah murid yang rajin di Sekolah Dasar)
    • There was a building here when I was little (ada sebuah bangunan disini waktu saya masih kecil)
    • My dog was a father of four little cute puppies (Anjing saya adalah bapak untuk empat ekor anak anjing yang lucu)
  1. Was untuk Past Continous

Kata was juga dapat dipakai untuk menunjukan past continous. Jenis tense mengacu pada waktu dimasa lalu yang sedang berlangsung. Selain itu, penulisannya juga dapat dipakai saat ada dua kalimat dimana satu kejadian terjadi waktu kejadian lain sedang dilakukan. Pada tense ini past continous akan bergabung dengan past simple. Untuk tense ini kata kerja bentuk 1 mendapatkan tambahan -ing pada akhirannya.

Rumus:

Subject + was + verb 1 + ing

Contoh:

    • My favorite author was reading her book (penulis kesukaan saya sedang membaca bukunya)
    • My brother was singing in the bathroom (saudara laki-laki saya sedang bernyanyi di kamar mandi)
    • I was finishing my dinner alone (saya sedang menyelesaikan makan malam saya sendirian)
    • Anissa was working on her new car (Annisa sedang mengerjakan mobil barunya)
    • Mother was sleeping when I came home (Ibu sedang tidur waktu saya pulang)
    • Bob was studying when It started to rain (Bob sedang belajar waktu mulai hujan)
  1. Was untuk Simple Past Passive

Tense yang menandakan kalimat pasif juga dapat memakai kata “was”. Contohnya sebagai bentuk pasif dari kalimat yang terjadi dimasa lalu yang berupa fakta. Susunannya mengikuti bentuk Simple Past Tense dengan memberikan sedikit perubahan.

Rumus:

Object + was + verb 3 + object

Contoh:

    • The car was driven by my oldest brother (mobil dikendarai oleh saudara laki-laki tertua saya)
    • He was pushed to the swimming pool (dia didorong masuk ke kolam renang)
    • Anna was called by the teacher (Anna dipanggil oleh guru)
    • The cat was fed by its owner (Kucing diberi makan oleh pemiliknya)
    • The Temple was restered by the local goverment (candi dipugar oleh pemerintah lokal)
    • I was rejected by many company before (saya ditolak oleh banyak perusahaan sebelumnya)
  1. Was untuk Past Passive Continous

Kalimat pasif yang memakai kata “was” lainnya adalah past passive continous. Kejadian yang terjadi dimasa lampau ini memiliki bentuk rumus dan contoh sebagai berikut. Pemakaian kata “was” diikuti dengan kata “being” lalu baru menyebutkan verb 3nya.

Rumus:

Object + was + being + verb 3 + subject

Contoh:

    • The bed was being fixed by my father (tempat tidur sedang dibetulkan oleh ayah saya)
    • My car was being driven by my friend (mobil saya sedang dikendarai oleh teman saya)
    • Allan was being questioned by the Police (Allan sedang diwawancara oleh Polisi)
    • The costumer was being contacted for further information (Pelanggan dihubungi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut)

Demikianlah artikel penjelasan bagaimana menggunakan kata “was” dalam kalimat bahasa inggris. Kata tersebut digunakan sebagai predikat untuk kalimat yang menjelaskan tentang sesuatu dimasa lampau dan dipakai untuk beberapa tense. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk memahami tata bahasa Bahasa Inggris dan pemakaiannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Penggunaan “Them” Dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Penggunaan Konjungsi dalam Bahasa Inggris
Penggunaan “There is” vs “There are”
Penggunaan ‘Afraid’ & Kata Lain dari ‘Afraid’
Perbedaan antara Some dengan Any Serta Penggunaannya dalam Bahasa Inggris
Penggunaan I Wish, If Only, dan Hope
Contoh-contoh Penggunaan Conjunctions dalam Kalimat
Penggunaan Titik Koma (Semicolon)
Penggunaan ‘I Wish’, ‘If Only’ dan ‘Hope’
Penggunaan “Was” dan “Were”