sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Frasa Menyuruh dan Melarang dalam Bahasa Inggris

Di dalam Bahasa Inggris terdapat frasa atau ungkapan untuk menyuruh atau melarang orang lain. Apa saja ungkapan-ungkapan tersebut? Mari kita mencari tahu melalui tulisan di bawah ini:

MENYURUH

Ada beberapa cara dalam Bahasa Inggris untuk menyuruh seseorang melakukan sesuatu. Berikut adalah beberapa caranya:

  • Imperative sentence
  • Modals
  • Would you mind…?
  • I wonder if you could…

Mari kita lihat penjelasan lebih detailnya masing-masing berikut ini:

  • Imperative sentence

Imperative sentence dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan kalimat perintah. Salah satu fungsi dari kalimat ini adalah untuk memerintah atau menyuruh orang lain. Imperative sentence secara umum tidak memiliki subjek karena subjek, yang merupakan orang kedua (you), sudah ada secara tersirat di dalamnya. Oleh karena itu, kalimat jenis ini diawali langsung oleh verb (kata kerja). Contoh:

    • Open the door, please. (Tolong bukakan pintunya)
    • Let me out! (Biarkan aku keluar!)
    • Check it out! (Lihatlah ini!)

Bahkan kalimat perintah bisa hanya terdiri dari satu kata kerja saja. Contoh:

    • Go! (Pergilah!)
    • Sit! (Duduklah!)
    • Stop! (Berhenti!)

Terkadang kalimat perintah memiliki subjek jika si pembicara ingin membuat subjek lebih jelas. Contoh:

    • Everyone get out except Adam. (Semuanya keluar kecuali Adam)
    • Relax, Nick. (Tenanglah, Nick)
    • Mom, look! (Bu, lihatlah!)

Kita harus berhati-hati ketika ingin menyantumkan “you” dalam kalimat perintah karena kalimat perintah dengan “you” menandakan rasa marah dan kesal kita. Contoh:

    • You stop it! (Kau hentikanlah!)
    • You get out! (Kau keluar!)
    • You watch your mouth! (Kau jaga mulutmu!)

Kita bisa menambahkan “please” atau “kindly” untuk membuat kalimat perintah terdengan lebih sopan. Contoh:

    • Kindly check your email. (Tolong periksa surel Anda)
    • Attention, please. (Tolong perhatiannya)
    • Please be quiet. (Tolong jangan berisik)
  • Modals

Ketika kita ingin menyuruh seseorang, kita bisa menggunakan ungkapan dengan frasa modal berikut ini:

    • Can you…?
    • Could you…?
    • Will you…?
    • Would you…?

Keterangan: “can you…?” dan “will you…?” adalah ungkapan yang informal sehingga penggunaannya lebih sering dalam konteks tidak resmi.  Contoh:

    • Can you pass me the salt? (Bisa ambilkan aku garam?)
    • Can you be honest? (Bisakah kamu jujur?)
    • Could you carry my belongings? (Bisa bawa barang-barang saya?)
    • Could you open that window? (Bisa bukakan jendela itu?)
    • Will you tell me what happened? (Bisa ceritakan apa yang terjadi?)
    • Will you be more careful? (Bisakan kamu lebih berhati-hati?)
    • Would you get me a bottle of water, please? (Bisa tolong ambilkan saya sebotol air?)
    • Would you ask call me when you arrive? (Bisa tolong hubungi aku ketika kamu sudah tiba?)

“Please” juga bisa ditambahkan untuk membuat kalimatnya lebih sopan. Contoh:

    • Could you sing for me, please? (Bisa tolong bernyanyi untuk saya?)
    • Can you please turn the music off? (Bisa tolong matikan musiknya?)
    • Will you please leave me alone? (Bisa tolong tinggalkan aku sendiri?)
    • Would you please send me the proposal before Friday? (Bisa tolong kirimkan saya proposalnya sebelum hari Jumat?)
  • Would you mind…?

Ungkapan selanjutnya yang bisa dipakai untuk menyuruh atau meminta orang lain untuk melakukan sesuatu adalah “would you mind…?”. Ungkapan ini termasuk ke dalam ungkapan permintaan sopan. Adapun pola penggunaannya, yakni:

Would you mind + gerund…?

Keterangan: Gerund adalah verb yang diberi akhiran –ing. Misal: easting, swimming, reading, dll

Mari kita lihat contohnya dalam kalimat:

    • Would you mind helping me with my homework? (Apakah kamu keberatan membantuku mengerjakan PR-ku?)
    • Would you mind getting that book off the top shelf for me? (Apakah keberatan untuk mengambilkan saya buku itu dari rak atas?)
    • Would you mind waking me up at six o’clock? (Apakah keberatan untuk membangunkanku pukul enam?)

Do you mind…?adalah bentuk lain dari “would you mind…?” yang bisa dipakai dalam situasi tidak resmi. Contoh:

    • Do you mind turning down the volume? (Apakah kamu keberatan untuk mengecilkan volumenya?)
    • Do you mind writing down that for me? (Apakah kamu keberatan untuk menuliskannya untukku?)
    • Do you mind wearing a formal outfit for tomorrow’s meeting? (Apakah kamu keberatan untuk mengenakan pakaian resmi untuk rapat besok?)

Kita juga bisa menambahkan “please” agar lebih sopan. Contoh:

    • Would you mind picking me up at noon, please? (Apakah kamu keberatan menjemputku siang hari?)
    • Do you mind calling me a taxi, please? (Apakah keberatan untuk memanggilkanku taksi?)
  • I wonder if you could…

“I wonder if you could…” bisa dipakai untuk memerintah seseorang dengan sopan. Contoh:

    • I wonder if you could come early tomorrow. (Aku ingin tahu apakah kamu bisa datang lebih awal besok)
    • I wonder if you could change the light bulb for me. (Aku ingin tahu apakah kamu bisa menggantikan bohlam lampunya untukku)
    • I wonder if you could collect my dress from the laundromat (Aku ingin tahu apakah kamu bisa mengambilkan gaunku di tempat laundry)

MELARANG

Di bawah ini adalah beberapa kata atau ungkapan yang bisa digunakan untuk melarang seseorang:

  • Do not
  • Cannot
  • Must not
  • May not
  • Be forbidden
  • Be prohibited
  • Not permitted
  • Not allowed

Berikut adalah penjelasan masing-masing lebih detail:

  • Do not

“Do not” adalah frasa yang bisa dipakai untuk melarang orang lain. Penggunaan frasa ini sama seperti imperative sentence, yakni tanpa subjek. “Do not” bisa disingkat menjadi “don’t”. Contoh:

    • Do not run. (Jangan berlari)
    • Don’t move! (Jangan bergerak!)
    • Do not wear shoes in this area. (Dilarang menggunakan sepatu di area ini)
    • Don’t listen to him! (Jangan mendengarkannya!)
  • Cannot

“Cannot” atau “can’t” termausk ke dalam modal verb yang salah satu fungsinya adalah untuk mengungkapkan larangan. Berikut adalah pola penggunaannya:

Subject + cannot/ can/t + verb

Contoh:

    • You cannot read that out loud. (Kamu tidak boleh membacanya dengan nyaring)
    • You can’t go outside without wearing a mask. (Kamu tidak boleh keluar tanpa menggunakan masker)
    • You cannot eat before washing your hands. (Kamu tidak boleh makan sebelum mencuci tanganmu)
  • Must not

“Must not” atau “mustn’t adalah modal verb lainnya yang dapat dipakai untuk melarang seseorang melakukan sesuatu. Modal verb ini merupakan modal verb yang paling tegas untuk mengekspresikan larangan. Pola penggunaannya, yakni:

Subject + must not/ mustn’t + verb

Contoh:

    • You must not go anywhere before I get there. (Kamu tidak boleh pergi ke manapun sebelum aku tiba di sana)
    • You mustn’t eat sweet food too often. (Kamu tidak boleh memakan makanan manis terlalu sering)
    • You mustn’t make fun of her. (Kamu tidak boleh mengolok-olok dia)
  • May not

Sama seperti “cannot” dan “must not”, “may not” juga termasuk modal verb yang bisa perperan untuk mengekspresikan larangan. “May not” adalah modal verb yang paling formal untuk menyampaikan larangan yang penggunaannya lebih sering dalam tulisan alih-alih ucapan. Adapun pola penggunaannya adalah:

Subject + may not + verb

Contoh:

    • You may not enter without your ID. (Anda tidak boleh masuk tanpa kartu pengenal Anda)
    • You may not leave your belongings in this area. (Anda tidak boleh meninggalkan barang bawaan Anda di area ini)
    • Visitors may not bring food and drink from outside. (Pengunjung tidak boleh membawa makanan dan minuman dari luar)
  • Be forbidden

“Be forbidden” adalah ungkapan lain untuk melarang seseorang berbuat sesuatu. Mari kita lihat pola penggunaannya:

Subject + am/ are/ is forbidden + from + gerund

Keterangan: Gerund adalah verb (kata kerja) yang ditambahkan –ing. Contoh: Sleeping, working, running, dll

Contoh:

    • You are forbidden from leaving this room before two o’clock. (Anda dilarang meninggalkan ruangan ini sebelum pukul dua)
    • We are forbidden from playing basketball in the school yard. (Kami dilarang bermain bola basket di halaman sekolah)

Selain itu, kita juga bisa menggunakan pola ini ketika menggunakan “be forbidden”:

Subject + am/ are/ is forbidden + to + verb

Contoh:

    • I am forbidden to come home late. (Aku dilarang pulang telat)
    • Employees are forbidden to use the copy machine on the second floor without telling the manager. (Karyawan dilarang menggunakan mesin fotokopi di lantai dua tanpa memberi tahu manajer)

Pola lainnya untuk menggunakan “be forbidden” adalah:

Gerund + is forbidden

Contoh:

    • Running in the corridors is forbidden. (Dilarang berlari di koridor)
    • Smoking is forbidden in this room. (Dilarang merokok di ruangan ini)
  • Be prohibited

Frasa ungkapan selanjutnya untuk menyatakan larangan adalah “be prohibited”. Berikut adalah pola penggunaannya:

Subject + am/ are/ is prohibited + from + gerund

Contoh:

    • We are prohibited from walking on grass. (Kami dilarang berjalan di atas rumput)
    • Children are prohibited from entering the swimming pool. (Anak-anak dilarang masuk ke kolam renang)

Pola penggunaan “be prohibited” lainnya, yakni:

Gerund + is prohibited

Contoh:

    • Entering the building without permission is prohibited. (Dilarang memasuki gedung tanpa izin)
    • Using electronic devices is prohibited during the test. (Dilarang menggunakan alat elektronik selama ujian)
  • Not permitted

Kita juga bisa menggunakan frasa ungkapan “not permitted” untuk mengekspresikan larangan. Ikutilah pola penggunaannya berikut ini:

Subject + are/ am/ is not permitted + to + verb

Contoh:

    • Visitors are not permitted to take a picture inside. (Pengunjung dilarang mengambil foto di dalam)
    • We are not permitted to go outside. (Kami dilarang pergi ke luar)

Selain itu, kita bisa menggunakan “not permitted” dengan menggunakan pola di bawah ini:

Gerund + is not permitted

Contoh:

    • Posting a picture is not permitted. (Dilarang mengirimkan gambar)
    • Jumping is not permitted. (Dilarang melompat)
  • Not allowed

Ungkapan larangan terakhir yang kita pelajari hari ini adalah “not allowed”. Berikut adalah pola penggunaannya:

Subject + am/ are/ is not allowed + to + verb

Contoh:

    • We are not allowed to feed dogs chocolate. (Kita dilarang memberi makan cokelat pada anjing)
    • Everybody is not allowed to park in front of the building. (Semua orang dilarang parkir di depan gedung)
    • You are not allowed to enter my room. (Kamu dilarang masuk ke kamarku)

Itu tadi beberapa cara dan ungkapan untuk menyuruh dan melarang dalam Bahasa Inggris. Sekarang, cobalah untuk membuat kalimat dengan menggunakan ungkapan-ungkapan yang telah kita pelajari hari ini agar kita bisa dengan cepat menguasai ungkapan-ungkapannya.

 

Frasa atau Kalimat Certainty/Uncertainty (Yakin/Tidak Yakin)
Frase/Kalimat Bahasa Inggris yang Biasa Digunakan di Kelas/Sekolah
Frasa yang Biasa Digunakan dalam Penulisan Surat Lamaran (Cover Letter)
Kosakata & Frasa dalam Penerbangan
Frasa Untuk Mengungkapkan Kecantikan
Frasa/Kata/Kalimat yang Digunakan dalam Perbankan
Phrasal Preposision
Frasa Bahasa Inggris Saat Naik Kendaraan Umum
Frasa/Kata/Kalimat yang Digunakan dalam Catur
Prepositional Phrases (Frasa Gabungan Preposisi & Object Prepoisi)