sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Kapan Menggunakan ‘More Than’ atau ‘Over’?

Di dalam bahasa Inggris terdapat kata-kata yang memiliki arti yang sama. Misalnya saja “more than” dan “over”. Kedua kata ini berbagi arti yang sama, yakni “lebih dari”. Apakah ada perbedaan di antara keduanya? Kapan menggunakan “more than” dan “over”? Mari kita cari tahu melalui pembahasan di bawah ini:

More than

“More than” adalah frasa yang bisa berarti “lebih dari” ketika kita sedang membicarakan angka atau jumlah. Contoh:

  • More than 50 people attended her birthday party. (Lebih dari 50 orang mengunjungi pesta ulang tahunnya)
  • I have more than a hundred books in my room. (Saya memiliki lebih dari seratus buku di kamar saya)
  • We think that there were more than 30 people watching our play. (Kami kira ada lebih dari 30 orang yang menonton pertunjukan kami)
  • More than 80% of the students passed the national exam. (Lebih dari 80% siswa lulus ujian nasional)

“More than” juga bisa untuk mendeskripsikan bahwa sesuatu itu memiliki nilai yang lebih atau lebih penting dari kelihatannya. Contoh:

  • He is more than a friend. He is a family. (Dia bukan sekadar teman. Dia adalah keluarga)
  • To her, he doll is more than a stuffed toy. It is her best friend. (Baginya, boneka itu bukan sekadar boneka mainan. Boneka itu adalah sahabatnya)
  • They are more than a team. They are my friends and mentors. (Mereka bukan sekadar tim. Mereka adalah teman dan mentor saya)

Selain itu, “more than” juga bisa digunakan untuk menyampaikan perasaan atau perbuatan yang positif. Dalam konteks ini, “more than” berarti “sangat” yang harus diikuti oleh adjective atau kata sifat. Contoh:

  • We are more than happy to celebrate Jane’s birthday. (Kami sangat senang merayakan ulang tahun Jane)
  • He is more than excited to go to the concert. (Dia sangat senang pergi ke konsernya)
  • John was more than satisfied to see the result of the test. (John sangat puas melihat hasil tesnya)

Over

“Over” dalam bahasa Inggris bisa berperan sebagai preposition (preposisi atau kata depan), atau adverb (kata keterangan). Mari kita lihat penjelasannya masing-masing berikut ini:

  • Over as prepositions

“Over” sebagai preposisi bisa berarti “di atas”. Contoh:

    • The bird is flying over the trees. (Burung terbang di atas pohon)
    • Cook the soup over a moderate heat. (Masak sopnya di atas api sedang)

“Over” sebagai preposisi juga bisa juga dipakai untuk menyatakan preferensi. Contoh:

    • I choose going to the beach over to the mall. (Saya lebih memilih ke pantai daripada ke mal)
    • Mira prefers the red skirt over the black one. (Mira lebih suka rok merah daripada rok hitam)

Selain itu, “over” juga bisa berarti “lebih dari”. Contoh:

    • The painting is worth over one million dollar. (Lukisan itu berharga lebih dari satu juta dolar)
    • We drove over ten miles to get the pizza. (Kami berkendara lebih dari 10 mil untuk mendapatkan pizza)

 “Over” juga bisa berarti “melewati”. Contoh:

    • They run over the park. (Mereka berlari melewati taman)
    • Dad drove his car over the hill. (Ayah menyetir mobilnya melewati bukit)

Fungsi “over” lainnya sebagai preposisi adalah untuk mengekspresikan durasi atau waktu. Contoh:

    • It is said that over decades ago, an ancient tribe lived here. (Dikatakan bahwa beberapa dekade yang lalu, suku kuno tinggal di sini)
    • I’ve lived in this city over the years. (Saya sudah tinggal di kota ini selama bertahun-tahun)
  • Over as adverbs

“Over” sebagai kata keterangan bisa untuk mengindikasikan tempat. Contoh:

    • We are over here. (Kami ada di sini)
    • I lived over there. (Saya tinggal di sana)

“Over” juga bisa berarti “selesai”. Contoh:

    • The class is over. (Kelasnya sudah selesai)
    • When we got there, the match was over. (Ketika kami tiba, pertandingannya telah selesai)

Selain itu, “over” sebagai kata keterangan juga bisa untuk mengekspresikan proses yang berulang. Contoh:

    • We should do it over. (Kita harus melakukannya lagi)
    • I set the music player to play every song twice over. (Saya atur pemutar musiknya untuk memainkan setiap lagu dua kali)

More than vs Over

Kita sudah tahu bahwa “more than” dan “over” memiliki arti yang sama dalam hal angka atau jumlah, yakni “lebih dari”. Beberapa orang yakin bahwa kedua kata ini tidak bisa digunakan untuk menggantikan satu sama lain. Menurut mereka, hanya “more than” saja yang bisa digunakan ketika membicarakan angka. Oleh karena itu, bagi mereka, contoh kalimat di bawah ini adalah benar:

I spent more than 10 hours to bake this cake. (Saya menghabiskan lebih dari 10 jam untuk memanggang kue ini)

Sedangkan contoh di bawah ini adalah salah:

I spent over 10 hours to bake this cake. (Saya menghabiskan lebih dari 10 jam untuk memanggang kue ini)

Padahal nyatanya, berdasarkan aturan modern, “more than” dan “over” bisa dipakai untuk menggantikan satu sama lainnya. Dengan kata lain, kedua contoh kalimat di atas itu benar.

Lantas, mengapa beberapa orang masih percaya bahwa “over” bukanlah sinonim dari “more than” dalam konteks ini? Itu karena mereka merujuk pada aturan lama yang mengharuskan menggunakan “more than” ketika membicarakan angka. Akan tetapi, aturan kuno tersebut sudah tidak dipakai lagi semenjak beberapa tahun belakang ini. Untuk itu, kita bisa menggunakan keduanya untuk saling menggantikan. Meskipun demikian, karena masih ada beberapa orang yang mengikuti aturan lama, untuk amannya lebih baik kita menggunakan “more than” saja alih-alih “over” dalam konteks formal.

Demikianlah penjelasan tentang penggunaan “more than” dan “over”. Mudah-mudahan setelah membaca artikel ini, kita tidak akan keliru lagi ketika menggunakan keduanya.

 

Kapan Menggunakan ‘You & I’ vs ‘You & Me’
Tip TOEFL: Mengenal Prefixes (Imbuhan) OVER- dan BI-
Percakapan Singkat Inggris Tentang “Kapan”
Perbedaan Finish, End, dan Over
Contoh-contoh Dialog Bahasa Inggris Menggunakan Passive Voice
Kapan Membutuhkan Tanda Pisah (Hyphen) dalam Bahasa Inggris
Kapan Tanda Tanya (Question Tag) Dipakai?
Kapan Menggunakan ‘Hanged’ atau ‘Hung’ dalam Bahasa Inggris
Kapan Menggunakan ‘More Than’ atau ‘Over’?
Cara Menggunakan Koma dengan Benar