sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Formula Mendeskripsikan Lukisan dalam Bahasa Inggris

Untuk mendeskripsikan sebuah lukisan, Anda mungkin akan memerlukan beberapa paragraf. Biasanya dalam mendeskripsikan sebuah lukisan, dibutuhkan setidaknya 4 paragraf. Paragraf pertama sebagai keterangan dasar lukisannya, paragraf kedua berisi deskripsi isinya, paragraf ketiga mengenai teknik dan warna, lalu paragraf keempat mengenai interpretasi Anda sendiri. Mari kita simak penjelasan berikut ini agar lebih jelas.

Paragraf Pertama – Judul, Pelukis, Bahan, Ukuran, dan Lokasi

Judul lukisan biasanya ditulis dalam huruf miring. Setelah itu, Anda bisa menuliskan juga siapa pelukisnya. Setelahnya, Anda bisa mendefinisikan jenis atau tipe lukisan apa itu. Berikut ini adalah beberapa jenis atau tipe lukisan:

  • Portrait (Potret)
  • Self-portrait (Potret diri)
  • Landscape (Pemandangan daratan)
  • Seascape (Pemandangan lautan)
  • Cityscape (Pemandangan kota)
  • Still-life (Benda mati)
  • Abstract (Abstrak)

Anda juga bisa menuliskan dari periode mana lukisan tersebut berasal. Berikut ini beberapa frasa yang bisa digunakan dan beberapa periode sejarah dalam bahasa Inggris.

  • It dates from… (Lukisannya ada sejak…)
  • It was painted in… (Lukisannya dibuat pada…)
  • Middle Ages (Abad pertengahan)
  • Renaissance (Abad renaisans)
  • Baroque (Abad barok)
  • Neoclassicism (Neoklasisme)
  • Romanticism (Romantisme)
  • Modern Art (Seni modern)
  • Impressionism (Impresionisme)
  • Symbolism (Simbolisme)
  • Art Nouveau (Seni baru)
  • Cubism (Kubisme)
  • Futurism (Futurisme)
  • Surrealism (Surealisme)

Sedangkan untuk bahan yang digunakan dalam lukisan sendiri, terdapat beberapa bahan yang paling umum digunakan. Berikut ini adalah beberapa bahan umum tersebut.

  • Oil on canvas (Cat minyak di atas kanvas)
  • Watercolour (Cat air)
  • Pastel on paper (Pastel di atas kertas)
  • Tempera on board or wood panel (Tempera di papan atau panel kayu)

Anda bisa menjelaskan bahan yang digunakan sekaligus mendeskripsikan ukurannya. Berikut ini adalah kalimat yang bisa Anda gunakan.

The painting measures … by … (inches / cm) and it is painted in… (Lukisannya berukuran … kali …. dan dilukis pada…)

Contohnya jika Anda mengisi titik-titik tersebut dengan ukuran dan bahan, Anda akan mendapatkan sebuah kalimat yang lengkap seperti berikut ini.

The painting measures 50 by 80 cm and it is painted in pastel on paper. (Lukisannya berukuran 50 kali 80 sentimeter dan dilukis pada pastel di atas kertas)

Terakhir, Anda tinggal menjelaskan di mana lokasi lukisan tersebut berada. Bisa saja lukisan tersebut berada di dalam museum atau juga galeri kesenian. Terdapat dua kalimat yang bisa Anda gunakan untuk mendeskripsikannya yaitu:

It is housed in… (Lukisannya disimpan di…)

It hangs in… (Lukisannya dipajang di…)

Paragraf Kedua – Subjek dan Struktur Lukisan

Subjek sebuah lukisan sangat bergantung erat pada jenis lukisan tersebut. Jika lukisannya still life maka subjeknya bisa berupa bunga, meja, dan benda mati lainnya. Berikut ini adalah beberapa subjek yang bisa terdapat dalam sebuah lukisan.

  • Natural scenery (Pemandangan alam)
  • Flowers (Bunga)
  • Tables (Meja)
  • A room (Ruangan)
  • Mountains (Pegunungan)
  • Hills (Perbukitan)
  • Valleys (Lembah)
  • Fields (Lapangan)
  • Woods (Hutan)
  • Sky (Langit)
  • Family portrait (Potret keluarga)
  • Books (Buku)
  • Fruits (Buah)
  • Historical Subject (Subjek sejarah)
  • Marie Curie (Marie Curie)
  • Albert Einstein (Albert Einstein)
  • Medusa (Medusa)

Terdapat beberapa verba atau kata kerja yang bisa Anda gunakan untuk mendeskripsikan subjek yang ada. Berikut ini adalah beberapa verba yang paling umum digunakan.

  • To depict (Melukiskan)
  • To show (Memperlihatkan)
  • To represent (Merepresentasikan)
  • To illustrate (Mengilustrasikan)
  • To portray (Menggambarkan)

Setelah itu semua, Anda juga dapat mendeskripsikan posisi subjek lukisan tersebut berada di mana. Untuk mendeskripsikannya, Anda dapat menggunakan beberapa frasa berikut ini.

  • In the foreground (Di depan)
  • In the middle ground (Di tengah)
  • In the background (Di belakang)

Paragraf Ketiga – Teknik dan Warna

Berbicara tentang teknik lukisan, Anda mungkin ingin memperhitungkan perspektif yang Anda miliki untuk melihat lukisannya.

Untuk mendeskripsikan garis dan bentuk yang ada di dalam lukisan, Anda bisa menggunakan beberapa kosakata berikut ini:

  • Straight (Lurus)
  • Curving (Bergelombang)
  • Geometric (Geometris)
  • Spherical (Bulat)
  • Linear (Linear)

Sedangkan untuk sapuan kuas dan tekstur yang ada dalam lukisan, Anda bisa menggunakan beberapa kosakata berikut ini.

  • Broad strokes (Sapuan besar)
  • Loose strokes (Sapuan goyah)
  • Fine strokes (Sapuan tipis)
  • Blended strokes (Sapuan tercampur)
  • Rough texture (Tekstur kasar)
  • Smooth texture (Tekstur halus)
  • Glossy texture (Tekstur mengkilap)
  • Opaque texture (Tekstur buram)

Bagian terakhir adalah mendeskripsikan warna lukisan tersebut. Terdapat beberapa kosakata warna yang bisa Anda gunakan dan beberapa di antaranya tidak menggunakan nama warna biasanya.

  • Yellow (Kuning)
  • Orange (Jingga)
  • Red (Merah)
  • Blue (Biru)
  • Purple (Ungu)
  • Green (Hijau)
  • White (Putih)
  • Grey (Abu-abu)
  • Pale colours (Warna pucat)
  • Bright colours (Warna terang)
  • Soft colours (Warna lembut)
  • Dark colours (Warna gelap)

Paragraf Keempat – Interpretasi Tema, Simbol, dan Atmosfir

Tema sebuah lukisan dapat berupa macam-macam. Untuk menyimbolkan sesuatu juga terdapat beberapa kata kerja yang dapat digunakan. Sedangkan untuk atmosfir biasanya apa yang lukisan tersebut membuat Anda rasakan. Berikut ini adalah beberapa kosakata yang bisa Anda gunakan untuk mendeskripsikan tema, simbol, dan atmosfir.

  • Natural world (Dunia alam)
  • Urban world (Dunia kota)
  • Life and death (Kehidupan dan kematian)
  • Myth (mitos)
  • Historical event (Kejadian bersejarah)
  • To symbolise (Menyimbolkan)
  • To be a symbol of (Menjadi simbol dari)
  • To stand for (Menggantikan)
  • To represent (Merepresentasikan)
  • Peaceful (Damai)
  • Gloomy (Suram)
  • Sad (Sedih)
  • Serene (Tentram)
  • Violent (Kasar)

Itulah dia berbagai macam tahapan untuk mendeskripsikan lukisan dalam bahasa Inggris. Semoga dapat membantu Anda dalam mempelajari bahasa Inggris lebih lanjut.

 

Cara Mendeskripsikan Pekerjaan (Describe Your Job) dalam Bahasa Inggris
Formula Mendeskripsikan Lukisan dalam Bahasa Inggris
Cara Mendeskripsikan Rumah dalam Bahasa Inggris
Frasa untuk Mendeskripsikan Seseorang
Cara Mendeskripsikan Hewan (Describe an Animal) dalam Bahasa Inggris
Cara Mendeskripsikan Keluarga (Describe your Family) dalam Bahasa Inggris
Cara Mendeskripsikan Foto dalam Bahasa Inggris
Percakapan Job Interview: Menyampaikan Deskripsi Pengalaman Kerja
Cara Mendeskripsikan Diagram Proses (Process Chart) dalam Bahasa Inggris
Cara Mendeskripsikan Diagram Batang (Bar Chart) dalam Bahasa Inggris


 
Cara Mengungkapkan Gagasan yang Berlawanan dalam Bahasa Inggris
Cara Menjelaskan Tujuan dalam Bahasa Inggris
Cara Menyatakan Belasungkawa dalam Bahasa Inggris
Cara Menyatakan Kewajiban dalam Bahasa Inggris
Cara Mengutarakan Penyesalan dalam Bahasa Inggris
Cara Mengungkapkan Rasa Sakit dalam Bahasa Inggris
Cara Mengungkapkan Harapan dalam Bahasa Inggris
Cara Menyatakan Setuju dalam Bahasa Inggris
Cara Mengutarakan Pikiran dalam Bahasa Inggris
Cara Memperkenalkan Diri dalam Bahasa Inggris