sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Penggunaan If vs Whether

Jika ingin mengandaikan sesuatu maka biasanya kita akan menggunakan kata “jika” atau “apabila”. Sama juga dengan Bahasa Inggris, biasanya untuk menggunakan pengandaian, kita akan menggunakan kata if atau whether. Walau mungkin keduanya sama-sama bisa digunakan untuk membuat kalimat pengandaian, namun tetap saja keduanya itu tidak bisa digunakan secara sembarangan. Untuk menggunakan kedua kata itu di dalam kalimat pengandaian maka harus disesuaikan dengan kondisi ataupun situasi yang dihadapi. Karena jika salah menggunakan kata maka tentu saja itu bisa menyebabkan makna yang berbeda. Simak penjelasan kali ini mengenai bagaimana penggunaan dari if dan whether.

Penggunaan if

Pertama kami akan mengajak anda untuk membahas bagaimana penggunaan dari if, if merupakan salah satu kata yang sering digunakan untuk pengandaian. Pada umumnya if ini digunakan sebagai subordinator pada kalimat pengandaian. Ciri umum dari penggunaan if in adalah ada kata then yang menunjukkan fakta atau bisa jadi bukan fakta namun hanya tersirat.

Sesuai dengan yang dijelaskan di atas tadi, if sendiri digunakan untuk pengandaian atau conditional clause. Untuk penggunaan if sendiri terdapat beberapa jenis tipe yang bisa anda ketahui. Berikut adalah beberapa tipe untuk penggunaan if:

  • Type 0

Ada beberapa tipe pengandaian jika menggunakan If, yang pertama yaitu type 0. Salah satu tipe ini merupakan tipe yang biasanya digunakan untuk menyatakan sebuah fakta umum atau suatu kebiasaan sehari-hari. Untuk lebih memahami bagaimana penggunaan dari type 0 ini maka berikut adalah beberapa contoh kalimatnya:

Contoh kalimat if type 0:

    • If my grandma comes over, we usually go to the garden (Jika nenek saya datang, biasanya kamu pergi ke taman)
    • If you don’t water the grass, they will die and dry (Jika anda tidak menyirami rumput itu, maka mereka akan mati dan kering)
  • Type 1

Penggunaan dari if yang kedua adalah biasanya untuk tipe 1 ini digunakan untuk menunjukkan kondisi di masa kini atau di masa depan yang secara nyata akan terjadi. Untuk lebih memahami bagaimana penggunaan dari type 1 ini maka berikut adalah beberapa contoh kalimatnya:

Contoh kalimat if type 1:

    • If you don’t wake up right now, you will be late for your meeting (Jika anda tidak bangun sekarang, anda akan terlambat rapat)
    • If you lose your paper again, I won’t give you any more (Jika anda kehilangan kertas anda lagi, saya tidak akan memberikan anda lagi)
  • Type 2

Pengandaian tidak hanya untuk kejadian yag nyata saja, pengandaian ini juga bisa digunakan untuk kondisi atau keadaan yang tidak nyata sama sekali atau mungkin kita menyebutkan sebagai suatu prediksi saja. Untuk lebih memahami bagaimana penggunaan dari type 2 ini maka berikut adalah beberapa contoh kalimatnya:

Contoh kalimat if type 2:

    • If I were you, I won’t do that crazy things (Jika aku menjadi kamu, maka aku tak akan melakukan hal gila itu)
    • If I were rich, I will buy all bag in your boutique (Jika saya kaya, saya akan membeli semua tas di butik anda)
  • Type 3

Kemudian untuk tipe yang ketiga ini merupakan kalimat kondisional yang digunakan utnuk menyatakan masa lalu yang mana situasinya berbeda dari kondisi saat ini atau sekarang. Untuk lebih memahami bagaimana penggunaan dari type 3 ini maka berikut adalah beberapa contoh kalimatnya:

Contoh kalimat if type 3:

    • If I’d brought my wallet, I wouldn’t strave (Jika saya membawa dompet saya, maka saya tidak akan kelaparan)
    • If I’d study last night, I wouldn’t get bad scores (Jika saya belajar kemarin malam, saya tidak akan mendapatkan nilai jelek)

Penggunaan Whether

Jika tadi kita sudah tahu untuk penggunaan if, maka kali ini kami akan mengajak anda untuk tahu bagaimana penggunaan dari whether. Whether sendiri digunakan untuk pengandaian dalam kondisi ketika seseorang ingin menunjukkan dua alternatif, biasanya untuk menunjukkan dua alternatif itu digunakan kata or. Pada situasi yang sama, whether juga digunakan sebagai colerative junction. Penggunaan whether juga bisa digunakan untuk subjek di dalam kalimat, yang biasanya diletakkan di awal kalimat. Tak hanya itu penggunaan whether juga bisa digunakan sebagai preposition.

Jadi jika anda ingin menggunakan whether, maka anda gunakan ketika anda dihadapkan untuk memilih sesuatu. Untuk lebih memahami bagaimana penggunaan whether sesuai yang sudah kami bahas di atas tadi maka simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

  • Menunjukkan dua alterntif

Whether bisa digunakan untuk menunjukkan dua pilihan atau alternatif. Untuk lebih memahami bagaimana penggunaannya maka berikut adalah beberapa contoh kalimatnya:

    • I’m confused whether I should live in Bali or to live in Jakarta (Aku bingung apakah aku harus tinggal di Bali atau tinggal di Jakarta)
    • I’m confused whether I should choose red velvet or choose tiramisu (Aku bingung apakah aku harus memilih red velvet atau memilih tiramisu)
  • Menunjukkan subjek

Whether bisa digunakan untuk menunjukkan subjek. Untuk lebih memahami bagaimana penggunaannya sebagai subjek maka berikut adalah contoh kalimatnya:

Whether she comes or not in my birthday party means nothing to me (Apakah dia datang atau tidak di pesta ulang tahun saya tidak ada artinya)

  • Sebagai preposition

Whether bisa digunakan sebagai preposisiton atau preposisi. Untuk lebih memahami bagaimana penggunaan dari preposition maka berikut adalah beberapa contoh kalimatnya:

My mom and my sister talked about whether they should buy a new bag or not (Ibuku dan kakakku sedang berbicara mengenai apakah mereka harus membeli tas baru atau tidak)

Itu tadi beberapa informasi yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya mengenai penggunaan if vs whether. Sekarang anda sudah paham kan bagaimana perbedaan keduanya? Semoga artikel yang kami berikan kali ini bisa berguna dan membantu anda semuanya!

 

Penggunaan I Wish, If Only, dan Hope
Contoh Penggunaan “Would You Like”
Penggunaan Or vs Nor
Perbedaan Penggunaan Another, Other, Others, dan the Other
Perbedaan Penggunaan Sick, Ill, Hurt, Pain, dan Ache
Perbedaan Penggunaan Konjungsi dalam Bahasa Inggris
Penggunaan Kata “At”
Penggunaan Kata “On”
Perbedaan Penggunaan ‘Spilled’ vs ‘Split’
Penggunaan ‘I Wish’, ‘If Only’ dan ‘Hope’