sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Percakapan Menyatakan Setuju atau Tidak Setuju

Expressing Agreement or Disagreement

Expressing agreement/disagreement atau mengungkapkan persetujuan/pertidaksetujuan biasa terjadi dalam pembicaraan, misalnya setelah berdiskusi dan bermusyawarah, ketika meminta rekomendasi atau opini seseorang, dan bisa juga ketika mengonfirmasi kebenaran suatu berita.

Expressing agreement/disagreement adalah ungkapan positif atau negatif yang menyatakan bahwa apa yang ada di pikiran si pendengar sejalan atau tidak sejalan dengan pendapat yang telah diutarakan oleh lawan bicara. Ada banyak ungkapan yang dapat digunakan untuk mengungkapkan persetujuan dan pertidaksetujuan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Berikut ini adalah contoh percakapan dalam bahasa inggris yang mengandung expressing agreement/disagreement.

Contoh:

Kevin : Okay guys, good evening. Just like what we’ve been chatting about in Whatsapp, we’re going to decide on the song that we are going to perform on next week’s school festival. So, any ideas? (Oke teman-teman, selamat sore. Seperti yang sudah kita bicarakan di Whatsapp, kita akan memutuskan lagu apa yang akan kita nyanyikan pada perayaan festival sekolah minggu depan. Jadi, ada ide?)

Tina : Wait, how long are we going to perform? (Tunggu, berapa lama kita akan tampil?)

Sophie : 8 to 12 minutes. (8 hingga 12 menit.)

Kevin : So… like 3 to 4 songs right? (Jadi… sekitar 3 hingga empat lagu ya?)

Sophie : Yeah, i think so. (Ya, kurasa begitu.)

Tina : Personally, i prefer to sing 3 songs top. I think 4 is too much and it would exceed the allowed show time. (Secara pribadi, aku lebih memilih menyanyikan paling banyak 3 lagu. Aku pikir 4 terlalu banyak dan akan melebihi waktu tampil yang diizinkan.)

Kevin : I totally agree with you. But, just to make sure, we’re not going to sing like a whole song right? (Aku sangat setuju denganmu. Tapi, sekadar memastikan, kita tidak akan menyanyikan satu lagu secara penuh kan?)

Sophie : No, not a chance. We’re gonna sing medley. (Tidak, tidak akan. Kita akan menyanyikan medley.)

Tina : So how about we start by singing something slow? Like Thinking Out Loud by Ed Sheeran? (Jadi, gimana kalau kita mulai dengan menyanyikan sesuatu yang syahdu? Seperti Thinking Out Loud-nya Ed Sheeran?)

Sophie : I’m not sure about that. That sounds too romantic. How about something like Stand By Me by Ben E.King? That song has a good meaning. (Aku tidak terlalu yakin dengan itu. Terdengar terlalu romantis. Bagaimana dengan Stand By Me dari Ben E. King? Lagu itu punya makna yang bagus.)

Tina : Oh! Of course! I love that song! (Oh! Tentu saja! Aku cinta lagu itu!)

Kevin : Besides, that song has easy guitar chords. So that’s settled! The first song will be Stand By Me by Ben E.King. (Selain itu, lagu itu juga memiliki kunci gitar yang mudah. Jadi diputuskan! Lagu pertama adalah Stand By Me dari Ben E.King.)

Sophie : What if we play that song until the second verse and then we start the second song? (Bagaimana jika kita mainkan lagu itu hingga bait kedua dan kemudian kita mulai lagu kedua?)

Tina : I don’t think so. Why not until the interlude? (Aku rasa tidak. Kenapa tidak sampai interlude?)

Kevin : I have the same opinion as Tina. It’d be less awkward if we play it until at least the interlude. (Aku sependapat dengan Tina. Akan jadi tidak terlalu canggung jika kita mainkan hingga setidaknya interlude.)

Sophie : Okay then. Now, the second song. Are we singing something more upbeat? (Oke kalau begitu. Sekarang lagu kedua. Apakah kita akan menyanyikan sesuatu yang lebih upbeat?)

Kevin : Absolutely. I was thinking something like High Hopes by Panic At The Disco or that new song by Taylor Swift and Brendon Urie. What’s the title of the song again? (Tentu saja. Aku berpikir lagu seperti High Hopes dari Panic At The Disco atau lagu barunya Taylor Swift dan Brendon Urie. Apa judul lagunya?)

Tina : “Me!”, isn’t it? I love that idea! (“Me!”, bukan? Aku suka ide itu!)

Kevin : Yeah, that’s it! The three of us can sing it. (Ya, benar! Kita bertiga bisa menyanyikannya.)

Sophie : I’m okay with that song. But, I don’t think the song suits my vocal, so I guess I’ll just play the guitar while you both have a duet. (Aku tak masalah dengan lagu itu. Tapi, Aku tidak yakin lagu itu cocok dengan suaraku, jadi kurasa aku akan memainkan gitar saja sementara kalian berdua berduet.)

Kevin : That’s fine by me. How about you Tina? (Aku tak masalah dengan itu. Bagaimana denganmu Tina?)

Tina : I can work with that. Now let’s move on to the third song. How about we play something even more energetic? Something that can make the audiences dance a little? (Tak masalah. Sekarang mari lanjut ke lagu ketiga. Bagaimana kalau kita menyanyikan sesuatu yang lebih bersemangat lagi? Lagu yang dapat membuat para penonton sedikit berjoget?)

Sophie : Dangdut would be cool you know! Hahaha! (Dangdut pasti keren! Hahaha!)

Kevin : That’s wild! But, I’m afraid I’d have to say no. The musical instruments needed would be more complicated. (Itu gokil! Tapi, sepertinya aku harus bilang tidak. Alat musik yang diperlukan akan jadi lebih rumit.)

Tina : Hmm… I think we need a song that everybody recognizes. Like Uptown Funk by Bruno Mars? (Hmm… Aku rasa kita perlu lagu yang dikenal semua orang. Seperti Uptown Funk dari Bruno Mars?)

Sophie : Exactly! That’s perfect! Everybody knows that song. (Betul sekali! Itu sempurna! Semua orang tahu lagu itu.)

Kevin : Okay we’re done selecting then! Now let’s start practicing! (Oke, berarti kita selesai memilih! Sekarang ayo mulai berlatih!)

Agreement:

  • Yeah, i think so. (Ya, kurasa begitu)
  • I totally agree with you (Aku sangat setuju denganmu)
  • No, not a chance (Tidak, tidak akan) = positif apabila pernyataan lawan bicara negatif
  • Of course (Tentu saja)
  • I have the same opinion as… (Aku sependapat dengan…)
  • Okay (Okay)
  • Absolutely (Tentu saja)
  • I love that idea! (Aku suka ide itu!)
  • I’m okay with that song (Aku tak masalah dengan…)
  • That’s fine by me (Aku tak masalah dengan itu)
  • I can work with that (Tak masalah)
  • Exactly (Betul sekali)

Disagreement:

  • No, not a chance (Tidak, tidak akan) = negatif apabila pernyataan lawan bicara positif
  • I’m not sure about that (Aku tidak terlalu yakin dengan itu)
  • I don’t think so (Aku rasa tidak)
  • I’m afraid I’d have to say no (sepertinya aku harus bilang tidak)

 

Contoh Percakapan Wawancara Kerja Sebagai HRD dalam Bahasa Inggris
Contoh Percakapan Inggris: Menanyakan Hobi
Contoh Percakapan Menolak Janji (Refusing an Appointment)
Menjaga Percakapan Inggris Tetap Berlanjut
Percakapan Bahasa Inggris di Toko Bunga
Melakukan Parafrase dalam Percakapan Bahasa Inggris
Pertanyaan dan Jawaban Wawancara untuk Apply Visa Schengen
Percakapan Menunjukkan Kekaguman (Expressing Admiration)
Percakapan Inggris antara Petugas Bank dan Nasabah
Percakapan Singkat Mengajak Nonton Bioskop dalam Bahasa Inggris