sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan Can dan Could dalam Bahasa Inggris

Can dan could termasuk dalam modal verb, yaitu kata kerja yang menunjukkan modality; kemungkinan, kemampuan, ijin, permintaan, kapasitas, saran, perintah, keharusan, atau nasihat. Jika keduanya memiliki makna yang sama, bagaimana menggunakan masing-masing verb secara tepat, dan apa perbedaan diantara keduanya?

Bagaimana menggunakan CAN vs COULD

Struktur kalimat yang umum untuk dua kata ini adalah sebagai berikut:

  • Kalimat positif: subject + CAN/COULD + verb (bentuk present)
  • Kalimat negatf: subject + CAN/COULD + not + verb (bentuk present)
  • Kalimat tanya: CAN/COULD + subject + verb (bentuk present)

Perbedaan penggunaan CAN vs COULD

1. Ability (kemampuan)

CAN digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang mampu melakukan sesuatu pada saat sekarang (present abillity). Contoh:

  • Jane can speak French. (Jane bisa bicara bahasa Perancis.)
  • My brother can drive a truck. (Kakakku bisa menyetir truk.)

COULD digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang pernah mampu melakukan sesuatu di masa lampau (past ability). Contoh:

  • They could not eat well at that time. (Mereka tidak bisa makan dengan layak saat itu.)
  • Joe could jump a fence when he was a kid. (Joe bisa melompati pagar waktu masih kecil.)

2. Possibility (kemungkinan)

CAN digunakan untuk menyampaikan bahwa sesuatu mungkin terjadi/dilakukan saat ini atau secara umum (present possibilty). Contoh:

  • Too much smoking can ruin your lungs. (Terlalu banyak merokok bisa merusak paru-paru.)
  • The kids can stay with us while you’re away. (Anak-anak bisa tinggal bersama kami sementara kalian pergi.)

COULD digunakan untuk menunjukkkan sesuatu mungkin terjadi/dilakukan di masa lampau atau hasilnya belum pasti (past possibilty). Contoh:

  • The house alarm could keep you safe. (Alarm rumah ini bisa membuatmu aman.)
  • A lot of homeless people could use the public kitchen last year. (Banyak tunawisma bisa menggunakan dapur umum tahun lalu.)

3. Permission (ijin)

CAN digunakan untuk meminta atau memberi ijin melakukan sesuatu secara tidak formal. Contoh:

  • Can I borrow your pen for a minute? (Boleh aku pinjam pulpenmu sebentar?) – meminta ijin
  • You can play in the park after you finish your lunch. (Kamu boleh main di taman setelah menghabiskan makan siangmu.) – memberi ijin

COULD juga digunakan untuk meminta atau memberi ijin melakukan sesuatu, tapi dalam bentuk yang lebih formal dan sopan. Contoh:

  • Could Jane come to the party with me? (Bolehkah Jane datang ke pesta bersama saya?)
  • Of course Jane could come to the party. (Tentu saja Jane boleh datang ke pesta.)

4. Request (permintaan)

CAN digunakan untuk meminta seseorang melakukan sesuatu, secara tidak formal. Biasanya digunakan dengan orang yang sudah dikenal akrab. Contoh:

  • Can you get me a pack of cigarette? (Bisakah kamu membelikan sebungkus rokok?)
  • COULD digunakan untuk meminta seseorang melakukan sesuatu dalam cara yang lebih sopan.
  • Could you please pass me the salt? (Bisa tolong ambilkan saya garam?)

5. Offer (penawaran)

CAN digunakan untuk menawarkan bantuan atau melakukan sesuatu untuk seseorang secara tidak formal. Misal; Can I help you? (Bisa saya bantu?)

COULD digunakan untuk menyampaikan saran; We could go to the dinner after work, if you like. (Kita bisa makan malam sepulang kerja, kalau kamu mau.)

6. CAN NOT digunakan untuk mengatakan bahwa sesuatu tidak mungkin terjadi atau mengejutkan. Contoh:

  • It can’t be true! We have only talked on the phone this morning! (Tidak mungkin! Kami baru saja bicara di telepon tadi pagi!)
  • Bisa juga digunakan untuk mengungkapkan larangan atau tidak mengijinkan sesuatu:
  • You can’t use this toilet, it’s for the disabled. (Kamu tidak boleh menggunakan toilet ini karena hanya untuk yang berkebutuhan khusus.)

COULD NOT juga digunakan untuk mengungkapkan sesuatu tidak mungkin terjadi, namun dalam bentuk lampau: They could not come to the wedding because their daughter was sick. (Mereka tidak bisa datang ke pesta pernikahan karena anaknya sakit.)

7. COULD bisa digunakan sebagai conditional form (bentuk pengandaian) dari CAN untuk menyampaikan sesuatu mungkin terjadi jika sebuah kondisi atau situasi terpenuhi:

  • We could be together if you hadn’t hurt my feelings. (Kita bisa bersama kalau kamu tidak menyakiti perasaanku.)
  • I could go and meet you in New York if I had money. (Aku bisa pergi ke New York untuk menemui kamu kalau aku punya uang.)

Kesimpulan

Meskipun tidak ada peraturan yang pakem tentang penggunaan CAN atau COULD, ada perbedaan yang samar diantara keduanya:

  • CAN berhubungan dengan kemampuan untuk melakukan sesuatu secara nyata. Jika kamu bertanya pada seseorang “Can you speak English?” (“Bisakah kamu bicara Bahasa Inggris?”) berarti kamu ingin tahu apakah orang tersebut benar-benar bisa bicara Bahasa Inggris, tidak ada keraguan di dalamnya.
  • COULD berhubungan dengan kemungkinan dilakukannya sesuatu. Jika dibandingkan dengan penjelasan tentang CAN diatas, bedanya memang sedikit sekali. Tapi, pada dasarnya, kalau kita bicara tentang “kemungkinan”, maka sesuatu bisa terjadi atau tidak – seseorang mampu melakukan sesuatu yang diminta, tapi bisa juga tidak. Kepastiannya tidak sekeras CAN.

Diluar dua poin diatas, CAN dan COULD bisa saling menggantikan karena keduanya punya fungsi yang sebagian besar sama. Yang pasti hanya kapan suatu pekerjaan dilakukan; CAN untuk present (masa sekarang atau yang secara umum terjadi), COULD untuk past (masa lalu).

 

Perbedaan Makna House dan Home serta Penggunaannya dalam Bahasa Inggris
Perbedaan “Few” dan “A Few” dalam Tata Bahasa Inggris
Perbedaan Penggunaan Whose, Who’s dan Whom
Perbedaan Erase, Remove, dan Delete
Perbedaan Say, Tell, Talk, & Speak
Perbedaan Penggunaan Sick, Ill, Hurt, Pain, dan Ache
Perbedaan Penggunaan: Mr vs Mrs vs Ms vs Miss?
Perbedaan Makna Believe dan Trust dalam Bahasa Inggris
Perbedaan Fill In dan Fill Out Beserta Contohnya
Apa Perbedaan TOEFL dan IELTS?