sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Dialog Bahasa Inggris: Tentang Rumah

Di bawah ini adalah beberapa contoh dialog 2 orang tentang rumah dalam Bahasa Inggris. Dialog-dialog ini berisi ungkapan tertentu yang berhubungan dengan rumah, seperti ungkapan untuk menanyakan alamat rumah, ungkapan ketika bertamu ke rumah teman, ungkapan terkait pindah rumah, dan sebagainya. Tanpa menunggu lama lagi, mari kita lihat contoh dialognya.

Dialog 1. Menanyakan Alamat Rumah

Amy: Gina, Mrs. Smith said that you’re my partner for the science assignment. (Gina, Bu Smith bilang bahwa kamu adalah pasanganku untuk tugas IPA)

Gina: I’m glad that you’re my partner. (Aku senang kamu adalah pasanganku)

Amy: Yeah so am I. (Ya aku juga senang)

Gina: So… when are we starting to do the assignment? (Jadi… kapan kita akan mulai mengerjakan tugasnya?)

Amy: How about this Saturday at 2 pm? (Bagaimana kalau hari Sabtu ini pukul 2 siang?)

Gina: Okay. Do you mind if we do it at my house? (Oke. Apakah kamu keberatan jika kita mengerjakannya di rumahku?)

Amy: Not at all. What’s your address? (Tidak keberatan. Di mana alamatmu?)

Gina: The address is 544 Tiger Street. My house is right next to a cake shop. (Alamatnya di Jalan Harimau no. 544. Rumahku tepat berada di sebelah toko kue)

Amy: Noted. I’ll be there on Saturday at 2 pm. (Oke. Aku akan ke sana hari Sabtu pukul 2 siang)

Dialog 2. Bertamu di Rumah Teman

Jack: Oh hi, Mike. How’s it going? (Oh hai, Mike. Apa kabar?)

Mike: Just fine. You? (Baik-baik saja. Kamu?)

Jack: Not bad. What a surprise that you come to my house. (Baik. Betapa mengejutkannya kamu datang kerumahku)

Mike: Am I disturbing you? (Apakah aku mengganggu?)

Jack: Oh not at all. Please come in. (Oh, tidak sama sekali. Silakan masuk)

Mike: Thanks. I came here just to see you. I missed you, you know. (Terima kasih. Aku ke sini hanya untuk bertemu denganmu. Aku rindu padamu, kamu tahu)

Jack: Yeah, I missed you too, dude. Please have a seat and wait here. I’m getting you something to drink. What do you want? Coffee? Tea?  (Ya, aku juga rindu padamu, Bung. Silakan duduk dan tunggu di sini. Aku akan mengambilkanmu minuman. Apa yang kamu inginkan? Kopi? Teh?)

Mike: A cup of coffee would be nice. (Secangkir kopi saja)

Jack: All right. A cup of coffee is coming up. (Baiklah. Secangkir kopi akan datang)

5 minutes later… (5 menit kemudian…)

Jack: There you go, buddy. (Ini kopinya, kawan)

Mike: Thanks. (Terima kasih)

Jack: We’ve a lot of catching up to do. (Kita punya banyak hal yang harus diceritakan)

Mike: Of course. It’s been three years since the last time we met. Sorry for not calling you about this visit. I wanted to surprise you. (Tentu saja. Sudah tiga tahun sejak terakhir kita ketemu. Maaf tidak memberitahumu tentang kunjungan ini. Aku ingin mengejutkanmu)

Jack: It’s okay, Mike. I love the surprise. (Tidak apa-apa, Mike. Aku suka kejutannya)

Dialog 3. Pindah Rumah/ Rumah Baru

Diana: I heard that you moved into a new house. (Aku dengar kamu pindah ke rumah baru)

Eric: Yep. (ya)

Diana: How is it? Do you like it? (Bagaimana rumahnya? Apakah kamu suka?)

Eric: The house is nice. The landscape is into my liking. But it still feels strange to me. (Rumahnya bagus. Lanskapnya aku suka. Tetapi itu masih terasa asing untukku)

Diana: Maybe it’s because you haven’t gotten used to it? (Mungkin itu karena kamu belum terbiasa?)

Eric: Yeah, moving in is always hard for me. (Ya, pindah rumah selalu sulit untukku)

Diana: I believe you’ll get used to your new house soon. (Aku yakin kamu akan terbiasa dengan rumah barumu segera)

Eric: Thanks. I hope so. (Terima kasih. Aku harap demikian)

Dialog 4. Menghias Rumah

Rani: Hey, thank you for coming and helping me to decorate my house. (Hei, terima kasih telah datang dan membantuku menghias rumahku)

Susi: No problem. I bring some decorative papers in case we need them. (Tidak masalah. Aku bawa beberapa lembar kertas hias seandainya kita membutuhkannya)

Rani: You shouldn’t have to. (Tidak usah repot-repot)

Susi: It’s okay. So… where do we start? (Tidak apa-apa. Jadi… dari mana kita mulai?)

Rani: We should hang these pictures first. (Kita harus menggantung foto-foto ini terlebih dahulu)

Susi: Okay. (Oke)

Rani: After that, we can use the papers to decorate them. (Setelah itu, kita bisa menggunakan kertasnya untuk menghias fotonya)

Susi: Okay. What are those? (Oke. Apa itu?)

Rani: Those are stickers. I think they’ll be good for the living room wall. What do you think? (Itu adalah stiker. Aku rasa itu akan bagus untuk tembok ruang tamu. Bagaimana menurutmu?)

Susi: I agree with you. They’re suitable for the living room. (Aku setuju denganmu, itu cocok untuk ruang tamu)

Rani: I also have those indoor plants. Where do you think we should put them? (Aku juga punya tanaman untuk di dalam ruangan. Menurutmu di mana kita harus menaruhnya?)

Susi: I think we should put some of them in the family room and some in the kitchen. (Menurutku kita harus menaruh sebagian di ruang keluarga dan sebagian di dapur)

Rani: That’s a good idea. (Itu ide yang bagus)

Demikianlah beberapa contoh dialog 2 orang tentang rumah. Sekarang, mari kita membaca dialog ini dengan lantang untuk melatih pelafalan Bahasa Inggris kita.

 

Percakapan Negosiasi Gaji dalam Bahasa Inggris
Restaurant Conversation: Percakapan di Restoran tentang Enak/Tidaknya Makanan
Cara Mendeskripsikan Rumah dalam Bahasa Inggris
Percakapan tentang Pekerjaan dalam Bahasa Inggris
3 Percakapan Inggris saat di Imigrasi Bandara
Contoh Percakapan Inggris: Sopir Taxi & Penumpang
Percakapan tentang Hobi dalam Bahasa Inggris
Dialog di Barbershop / Tukang Cukur
Dialog Memberi dan Menanggapi Suatu Berita
Percakapan Bahasa Inggris di Bandara / Airport