sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Mencerna Perbedaan Infinitive dan Gerund

Bentuk padanan kata kerja atau verb dalam bahasa Inggris bisa sangat beragam. Saat sebuah kata kerja ditempatkan di sebuah kalimat yang lampau, akan berbeda dengan kata kerja yang menerangkan kondisi terkini atau present.

Ada lagi dua hal menarik yang perlu kita ketahui perbedaannya, yaitu infinitive dan gerund. Familiarkah kamu dengan keduanya?

Artikel kali ini akan mencerna tentang perbedaan infinitive dan gerund yang kerap ditemui dalam bahasa Inggris. Untuk mengawalinya, mari kita lihat definisinya satu persatu.

Apa Itu Infinitive?

Infinitive adalah istilah grammar yang menjelaskan sebuah kata kerja atau verb. Jika didefinisikan, infinitive adalah kata kerja sederhana yang digabungkan dengan kata “to”.

Formula infinitive saat digunakan dalam kalimat adalah:

To + Verb

Lalu apa fungsi dari infinitive? Bisa beragam. Mulai dari subjek, objek, kata sifat atau adjective, juga adverb.

Contohnya adalah:

  • To wait for an answer seemed like a waste of time.

Jelas bahwa dalam hal ini “to wait” adalah subjek dari kalimat tersebut.

  • I can’t stand it, I refuse to look.

Berbeda dengan contoh pertama, “to look” adalah objek langsung dari kalimat.

  • If you get bored easily, bring a book to read.

Sementara dalam contoh kalimat ketiga di atas, “to read” berfungsi sebagai kata sifat modifying dari kata benda “book”.

  • Martin planned this event to show Diane how much he cares about her.

Kata “to show” adalah adverb yang menjelaskan alasan mengapa Martin merencanakan acara tersebut.

Mengenal lebih jauh infinitive, ada juga istilah yang disebut dengan pemisahan infinitive atau “splitting infinitive”. Apakah artinya?

Seperti namanya, artinya adalah menambahkan kata-kata lain di antara “to” dan kata kerja infinitive.

Contohnya seperti yang tercantum dalam kalimat berikut:

I plan to really enjoy the party”

Dalam kalimat di atas, kata “to enjoy” diikuti dengan kata “really” di tengah-tengahnya.

Hal ini sebaiknya tidak digunakan dalam gaya penulisan formal atau tertulis dalam bahasa Inggris. Mungkin splitting infinitive bisa saja terjadi dalam bahasa percakapan dengan orang yang sudah akrab atau conversational, namun menjadi kurang baik secara grammatical jika digunakan dalam bahasa tulisan.

Jenis Frasa Infinitive

Setelah memahami makna dan beberapa contohnya, menarik untuk melihat lebih jauh tentang jenis frasa infinitive, yaitu yang bisa digunakan tanpa actor dan yang harus menggunakan actor.

Berikut ini kata kerja yang bisa menggunakan objek infinitive tanpa actors:

AGREE LEARN REFUSE
BEGIN NEGLECT START
CONTINUE OFFER PRETEND
DECIDE PLAN TRY
FAIL PREFER HESITATE
HOPE REMEMBER PROMISE

Contohnya dalam kalimat adalah:

  • They offered to pay.
  • She promised to return.
  • We began to learn.
  • Most students plan to study.

Sementara itu, ada juga kata kerja yang harus menggunakan objek infinitive dengan actors:

ADVISE INVITE REFUSE
ALLOW INCITE IMPLORE
CONVINCE INSTRUCT ENCOURAGE
FORCE PROMISE TEACH
HIRE PERMIT TELL
IMPLORE REMIND RULE

Contohnya dalam kalimat:

  • You have convinced the director of the company to change her mind.
  • I invite you to reconsider the evidence.
  • She forced the defendant to admit the lies.

Jelas terlihat bahwa kata kerja di atas harus menggunakan objek untuk bisa memberikan makna dalam sebuah kalimat.

Peletakannya adalah setelah kata kerja utama dan sebelum objek frasa infinitive.

Namun ada juga kata kerja yang bisa diterapkan dengan dua tipe di atas, yaitu:

ASK EXPECT (would) LIKE NEED WANT

Contohnya dalam kalimat adalah:

  • I asked him to show me the records.
  • I asked to see the records.
  • She expected his group to win the competition.
  • She expected to win.
  • He likes to drive fast.
  • He likes her friend to drive fast.

Apa itu Gerund?

Tidak sedikit pula yang menyebut gerund adalah salah satu materi grammar yang paling menarik untuk dipelajari.

Ciri khas utama dari gerund adalah formatnya yang berupa:

“Verb + ing”

Sekilas sangat mudah mengidentifikasi perbedaan antara infinitive dengan gerund, mengingat strukturnya yang sangat berbeda. Tapi mengapa kerap kali ada yang kebingungan?

Tak lain karena fungsinya yang kerap bersinggungan. Sama halnya seperti infinitive, gerund juga bisa berfungsi sebagai kata kerja (verb) dan kata benda (noun).

Fungsi dari gerund sangat fleksibel sehingga bisa digunakan di mana saja dalam sebuah kalimat. Contohnya seperti:

  • Dancing makes me happy (noun)
  • I love dancing (noun)
  • My main interest in life is dancing (complement)
  • I got those muscular calves from dancing (objek preposisi)
  • To dance is my only ambition. Dancing is my only ambition (infinitive)

Kata kerja dasar “dance” dalam kalimat-kalimat di atas bisa saja diganti dengan beragam kata lainnya, bahkan kata benda sekalipun seperti “sandwich”. Begitu mudah, begitu fleksibel peletakan gerund dalam sebuah kalimat.

Aturan Menggunakan Gerund

  • Subjek = Gerund

Saat sebuah verb ingin digunakan sebagai subjek kalimat yang diletakkan di awal, pilihlah gerund, seperti contoh “dancing” dalam kalimat-kalimat di atas.

  • Preposition + Gerund

Jika ada sebuah preposition dalam kalimat, maka gerund akan mengikutinya, contoh:

I thought about sleeping in my sister’s room tonight.”

  • Verb + Gerund

Ada beberapa kata kerja khusus yang hanya bisa diikuti oleh gerund. Lama kelamaan dan secara natural, jika kamu kerap mempelajari atau membaca teks berbahasa Inggris, hal ini akan bisa kamu hafalkan dengan sendirinya.

Apa saja kata kerja tersebut? Di antaranya adalah advise, enjoy, avoid, quit, dan finish. Artinya, setelah kata-kata kerja tersebut harus diikuti dengan kata kerja atau gerund dengan format “verb+ing”.

Bisa disimpulkan bahwa gerund berfungsi sebagai himpunan syntax untuk menhindari kesan ada kata kerja yang terpisah. Istilah gerund kerap digunakan untuk menjelaskan grammar sehingga bisa memberi label verbal noun dalam konteks tertentu.

Berbeda dengan infinitive yang menggunakan format “to+verb” yang bisa berbentuk kata benda, kata sifat, atau adverb. Menarik kan mempelajari perbedaan keduanya?

Dua hal yang sangat sering kita lihat namun memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Bersinggungan karena kemiripan fungsi, dan ternyata ada rumus-rumus menarik di dalamnya ketika dicerna lebih jauh perbedaannya.

 

Grammar-Noun: Apa itu Countable Noun?
Perbedaan: Life, Live, Lives, dan Living
Phrases: Apa itu Verb Phrase?
Present Tense: Simple Present vs Present Continuous
Perbedaan Most dan Most Of
Aturan Menggabung Kalimat Bahasa Inggris (Jenis Struktur Kalimat)
Grammar-Adverb: Apa itu Frequency Adverb?
Grammar-Determiner: Apa itu Quantifiers?
Mencerna Perbedaan Infinitive dan Gerund
Grammar: Apa Itu Determiner?


 
Apa Itu Collective Noun?
Verb Tenses: Berbeda Waktu, Berbeda Pula Kata Kerjanya
Mengenal Lebih Jauh “Simple Past Tense”
Adverb of Frequency: Always, Usually, Often, Sometimes, Never
Apa itu Phrasal Verbs?
Kenali Perbedaan Prepositions & Conjunctions
Perbedaan Simple Past & Past Participle
Daftar Phrasal Verbs yang Sering Dipakai
Perbedaan Gerund After Prepositions vs Gerund as Subject vs Gerund as Object
Apa itu Compound Sentence dalam Bahasa Inggris?