sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Percakapan Inggris: Menyangkal Sebuah Fakta (Denying Conversation)

Tidak bisa dihindari jika saat sedang bercakap-cakap dengan seseorang kamu akan menyangkal atau denial. Hal ini lumrah saja terjadi dalam interaksi dengan orang lain sehari-hari.

Tapi yang menjadi tantangan adalah bagaimana menyampaikan sangkalan itu dengan baik dan tidak membuat orang lain salah paham.

Secara alami, saat seseorang sedang menyangkal akan cenderung tegas dan mungkin tampak tersinggung. Yang perlu dihindari adalah berbicara dengan nada yang kurang tepat atau tidak menyenangkan.

Lalu yang juga menarik untuk diketahui adalah bagaimana seseorang akan berkata saat sedang terlibat dalam percakapan dan dia ingin menyangkal atau denying the fact.

Dalam artikel kali ini, kami telah mencoba merangkum beberapa contoh frasa yang biasa digunakan saat menyangkal dengan sopan.

Selain itu, ada juga beberapa contoh percakapan menarik yang merupakan bentuk denial conversation atas sebuah fakta. Langsung saja simak di bawah ini, ya!

Contoh 1

A: “I suggest we have a picnic at the City Park.”

B: “Yes, but it’s often crowded in there.”

C: “Well. We could go to the seashore.”

D: “Yes, but the tides are dangerous.”

E: “How about going to a movie instead?”

F: “Yes, but we probably can’t get tickets to a good one at this hour.”

Percakapan di atas biasa terjadi dalam kelompok saat mereka bingung memutuskan apa yang harus dilakukan untuk mengisi waktu luang bersama.

Setiap orang, dalam percakapan di atas ada enam orang, punya usulan masing-masing. Bentuk sanggahan terlihat dari respon B dan D yang memberi kata but” sebelum memaparkan alasan mengapa ide dari teman yang lain kurang tepat.

Itu contoh menyangkal atau menyanggah dengan format sederhana dan kerap terjadi dalam dialog sehari-hari.

Contoh 2

A: “Excuse me, would you mind answering some questions?”

B: “I’d be happy to help.”

A: “I wonder if you could tell me when the project is going to begin.”

B: “I believe we’re beginning the project next month.”

A: “And who will be responsible for the project?”

B: “I think Bob Smith is in charge of the project.”

A: “Ok. Finally, would you mind telling me how much the estimated cost will be?”

B: “I’m afraid I can’t answer that. Perhaps you should speak with my director.”

A: “Thank you. I thought you might say that. I will speak to Mr. Anders.”

B: “Yes, that would be best for that type of information”

A: “Thank you for helping out.”

B: “Sure.”

Sementara contoh percakapan kedua melibatkan dua orang rekan kerja yang sedang berdiskusi tentang proyek yang akan berlangsung bulan depan.

Namun saat rekan kerjanya bertanya tentang estimasi biaya yang diperlukan, lawan bicaranya menolak untuk menjawab dengan kalimat “I’m afraid I can’t answer that.” Ini adalah contoh kalimat penolakan dalam situasi formal dengan tetap sopan.

Contoh 3

A: “Would you mind if I came in late to work tomorrow?”

B: “I’m afraid I’d prefer if you didn’t.”

A: “Hmm. What if I work overtime tonight?”

B: “Well, I really need you for the meeting tomorrow. Is there anyway you can do whatever it is, you need to do later.”

A: “If you put it that way, I’m sure I can figure something out.”

B: “Thanks. I appreciate it.”

Contoh percakapan di atas terjadi antara pegawai dan atasannya. Sang pegawai meminta izin untuk datang terlambat keesokan harinya dan memberi kompensasi untuk lembur.

Namun atasannya menyangkal dengan kalimat “I’m afraid I’d prefer if you didn’t” yang merupakan kalimat formal untuk menolak. Ditambah dengan kalimat berikutnya yaitu “you need to do it later” untuk menegaskan aturan darinya untuk pegawai yang sedang meminta izin.

Contoh 4

A: “Dad, can I go out tonight?”

B: “It’s a school night! I’m afraid that’s not possible.”

A: “Dad, all my friends are going to the game!”

B: “I’m sorry, Son. Your grades haven’t been the best recently. I’m going to have to say no.”

A: “Ah, Dad, come on! Let me go!”

B: “Sorry son, no is no.”

Berbeda dengan ketiga contoh percakapan sebelumnya, yang keempat ini adalah dialog informal antara seorang anak dan ayahnya.

Anak meminta izin untuk keluar namun disanggah oleh sang Ayah karena besok harus sekolah dan nilai anaknya yang belakangan menurun. Kalimat dari sang Ayah adalah “I’m afraid that’s not possible” dan dilanjutkan dengan “I’m sorry, Son.”

Contoh 5

A: “I heard that your sister won swimming competition last week?”

B: “Yes, that’s true. Who say so?”

A: “My brother told me yesterday. You came there too, right?”

B: “No, that’s not true. I did not come because I got headache.”

A: “Oh, I’m so sorry to hear that!”

Dialog kelima terjadi juga dalam setting informal antar-teman, yang berbicara tentang kemenangan saudaranya dalam kompetisi renang tempo hari. Kalimat penyangkalan muncul di bagian akhir percakapan lewat kata “No, that’s not true. I didn’t come because I got headache.”

Ungkapan Penyangkalan

Beberapa ungkapan saat menyangkal atau menyanggah sebuah informasi bisa berbeda tergantung pada konteks pembicaraan dan siapa lawan bicaranya. Secara garis besar ada dua kondisi yaitu informal dan formal.

Berikut contoh di antaranya:

Informal

  • Sorry I can’t help you out.
  • It’s not true.
  • Sorry but I don’t know that.
  • That’s beyond me, sorry.
  • I swear! I’m not lying!
  • It’s totally wrong!
  • That’s definitely false!

Formal

  • I’m afraid I don’t have the answer to that question.
  • Unfortunately I can’t answer that question.
  • Thanks, but I don’t need it.
  • Sorry, maybe next time.

Itulah ringkasan percakapan dan ungkapan-ungkapan yang biasa digunakan untuk menyangkal atau denying information.

Dalam percakapan, tetap harus ada argument untuk menolak sebuah informasi yang disampaikan lawan bicara. Alangkah baiknya jika kata-kata atau kalimat yang digunakan juga appropriate atau pantas dan tetap sopan dalam menyampaikan sanggahan.

 

Inviting Conversation: Percakapan Mengundang ke Acara Syukuran Rumah Baru
Percakapan Inggris: Tawar Menawar Jual Beli Baju (Negotiation Conversation)
Percakapan Inggris: Membuat Janji Pertemuan (Making Appointment)
Cashier Conversation: Percakapan Kasir dan Pelanggan dalam Bahasa Inggris
Cara Meminta Izin ke Toilet dalam Bahasa Inggris
Contoh Soal Listening TOEFL: Percakapan di Kampus (Part 1)
Percakapan di Rumah Sakit (Menanyakan Dokter, Biaya Perawatan, dll)
Percakapan Bahasa Inggris: Bertemu Teman & Menanyakan Nomor Telepon (Greeting & Introduction)
Percakapan Bisnis: Menyambut Tamu yang Datang ke Kantor dalam Bahasa Inggris
Percakapan Inggris: Tersesat dan Menanyakan Arah Jalan


 
Percakapan Menolak Bantuan atau Pemberian dalam Bahasa Inggris (Refusing an Offer)
Daftar Kalimat & Pengumuman Pramugari di Pesawat dalam Bahasa Inggris
Ungkapan & Percakapan Bahasa Inggris untuk Menyatakan Rasa Tidak Percaya (Expressing Disbelief)
3 Percakapan Inggris saat di Imigrasi Bandara
4 Contoh Percakapan Inggris Melapor ke Kantor Polisi
4 Contoh Percakapan Inggris Berterima Kasih (Thanking Conversation)
Percakapan Inggris tentang Game di Handphone
Percakapan Inggris Sehari-hari di Rumah
Percakapan Inggris: Saat Wawancara Kerja (In The Job Interview)
Percakapan Inggris: Menyangkal Sebuah Fakta (Denying Conversation)