sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Perbedaan “However”, “While”, “Despite”, “Although”, “Albeit”, dan “Nevertheless”

“However”, “while”, “despite”, “although”, “albeit”, dan “nevertheless” adalah beberapa kata konjungsi dalam bahasa Inggris. Bagaimana cara penggunaan kata-kata tersebut? Mari kita cari tahu melalui tulisan di bawah ini:

However

“However” adalah conjunction (konjungsi atau kata hubung) yang fungsinya adalah untuk menunjukkan ide yang berlawan atau kontras di antara satu kalimat dengan satu kalimat lainnya. Sebagai konjungsi, “however” artinya adalah “tetapi”, “namun”, atau “meskipun demikian”. “However”  bisa diletakkan di awal, tengah, atau akhir kalimat.

“However” yang berada di awal kalimat harus diikuti oleh tanda koma (,). Contoh:

She isn’t in her office right now. However, you can leave her a message if you want to. (Beliau tidak ada di kantornya sekarang. Namun, Anda bisa meninggalkannya pesan jika Anda mau)

“However” yang berada di tengah kalimat harus diawali dan diakhiri oleh koma (,). Contoh:

Lisa is beautiful. She is, however, mean. (Lisa cantik. Namun, dia jahat)

“However” yang berada di akhir kalimat harus diawali oleh koma (,). Contoh:

They woke up late. They could make it on time, however. (Mereka bangun telat. Namun, mereka bisa datang tepat waktu)

Kita juga bisa menggunakan “however” untuk menghubungkan dua kalimat menjadi satu. Pada konteks ini, “however” harus didahului oleh semicolon (;) dan diakhiri oleh koma (,). Contoh:

You don’t pass the driving test; however, you can retake it whenever you want. (Kamu tidak lulus tes mengemudi, tetapi kamu bisa mengambil ulang tesnya lagi kapanpun kamu mau)

While

“While” fungsinya untuk menghubungkan dua kejadian yang terjadi secara bersamaan. Dalam konteks ini “while” berarti “ketika”. Contoh:

  • While we were watching TV in the living room, Anne was sleeping in her room. (Ketika kami menonton TV di ruang keluarga, Anne tidur di kamarnya)
  • They came while I was reading. (Mereka datang ketika aku sedang membaca)

“While” juga berfungsi untuk menunjukkan kontras, terutama ketika kita membandingkan dua hal. Contoh:

  • Padang is in the west of Indonesia, while Jayapura is in the east. (Padang terletak di Indonesia barat, sedangkan Jayapura di timur)
  • While Jack’s hair is brown, his brother’s is red. (Rambur Jack berwarna cokelat, sedangkan rambut saudaranya berwarna merah)

Selain itu, “while” juga bisa digunakan sebagai “although” (meskipun). Dalam konteks ini, “while” hanya boleh digunakan di awal kalimat. Contoh:

While I understand your point, I think I have to disagree with you. (Walaupun saya paham poin Anda, saya rasa saya tidak setuju dengan Anda)

Despite

“Despite” juga termasuk konjungsi yang berfungsi untuk menunjukkan kontras yang berarti “walaupun” atau “meskipun”. “Despite” harus selalu diikuti oleh noun (kata benda), gerund (verb+ing), atau pronoun (kata ganti). Contoh:

  • Despite his lateness, the professor let him join the class. (Meskipun terlambat, profesor mengizinkannya mengikuti kelas) –> diikuti oleh pronoun (his)
  • Jay went to the office, despite having headache. (Jay pergi ke kantor walaupun sakit kepala) –> diikuti oleh gerund (having)
  • Despite the heavy traffic, Diana made it on time. (Meskipun lalu lintas buruk, Diana tiba tepat waktu) –> diikuti oleh noun (the heavy traffic)

Although

“Although” berfungsi untuk menunjukkan kontras di antara dua kalimat yang dihubungkan menjadi satu kalimat. “Although” dalam bahasa Indonesia berarti “meskipun” atau “walaupun”. “Although” harus selalu diikuti oleh kalimat (subject + verb). Contoh:

  • We get on very well with each other, although we’ve only known for a short time. (Kami sangat akrab walaupun kami baru kenal)
  • Although she was hungry, she did not eat. (Meskipun dia lapar, dia tidak makan)
  • Richie lives in a small house, although he is very rich. (Richie tinggal di rumah yang kecil meskipun dia sangat kaya)

Albeit

“Albeit” adalah kata hubung yang memiliki fungsi yang sama dengan “although” dan “despite”. “Albeit” juga memiliki arti “meskipun” atau “walaupun”. Kata ini sudah tergolong old-fashioned atau kuno karena penggunaannya sudah jarang di zaman sekarang ini.

“Albeit” biasanya diikuti oleh adverb (kata keterangan), adverbial phrase (frasa kata keterangan), atau adjectival phrase (frasa kata sifat). Contoh:

  • We’re making progress, albeit slowly. (Kita membuat kemajuan, walaupun lambat) –> diikuti oleh adverb (slowly)
  • Albeit at the last minute, I managed to submit my assignment. (Walaupun di detik-detik terakhir, aku berhasil mengumpulkan tugasku) –> diikuti adverbial phrase (at the last minute)
  • My son brought me some Chinese food, albeit a little spicy. (Putraku membawakanku makanan Cina, walaupun agak pedas) –> diikuti adjectival phrase (a little spicy)

Nevertheless

“Nevertheless” juga konjungsi yang berfungsi untuk menunjukkan ide kontras dari dua kalimat. “Nevertheless” memiliki arti yang sama dengan “however”, yakni “namun”, “tetapi”, atau “meskipun demikian”. Peletakkannya dalam kalimat pun sama dengan “however”, yaitu bisa di awal, di tengah, maupun di akhir kalimat.

“Nevertheless” di awal kalimat harus diikuti koma (,). Contoh:

She’s lived in that city for 5 years. Nevertheless, the city is still strange to her. (Dia sudah tinggal di kota itu selama 5 tahun. Meskipun demikian, kota itu masih asing baginya)

“Nevertheless” di tengah kalimat harus diawali dan diakhiri koma (,). Contoh:

I woke up early. I, nevertheless, missed the train. (Aku bangun pagi. Namun, aku ketinggalan kereta)

“Nevertheless” di akhir kalimat harus diawali oleh koma (,). Contoh:

He didn’t study for the test. He passed with a perfect score, nevertheless. (Dia tidak belajar untuk ujian. Namun, dia lulus dengan nilai sempurna)

Kita juga bisa menggunakan “nevertheless” untuk menghubungkan dua kalimat menjadi satu kalimat. Gunakanlah semicolon (;) sebelum “nevertheless” dan koma (,) setelahnya. Contoh:

He is stupid; nevertheless, I love him. (Dia bodoh, tetapi aku mencintainya)

 

Perbedaan Assume vs Presume
Memahami Perbedaan Kata Buzz, Hype, Hyper, dan Reality
Perbedaan antara Some dengan Any Serta Penggunaannya dalam Bahasa Inggris
Grammar-Adjective: Mengenal Apa itu Predicative Adjectives
Verb: Apa itu Present Participle?
Perbedaan Believe vs Trust
Grammar-Adjective: Attributive Adjectives – Part 2
Grammar-Pronoun: Relative Pronoun vs Interrogative Pronoun
Perbedaan Big, Large, dan Great
Perbedaan Congratulations dan Compliment