sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Memperkenalkan Diri dengan Sopan dalam Suatu Wawancara

Apakah teman-teman memiliki janji temu untuk suatu wawancara? Sudah siapkah teman-teman bertemu dengan calon perekrut untuk sesi tanya jawab yang dapat tergolong sakral ini? Atau mungkin teman-teman memiliki janji temu untuk hal lain, yang kebetulan juga melibatkan sesi wawancara? Selain persiapan berupa latihan dan jawaban-jawaban cerdas, ada satu hal lagi yang harus teman-teman ketahui dan miliki.

Kesan pertama.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kesan atau impresi pertama saat bertemu akan menjadi hal yang patut diingat. Tidak hanya dalam kehidupan sosial ketika kita bertemu teman baru atau calon pasangan, namun juga ketika wawancara. Kesan pertama yang ditampilkan ketika wawancara bisa jadi merupakan suatu poin penilaian bagi diri kita.

Bagaimana caranya agar kita bisa menampilkan kesan pertama yang baik saat wawancara? Beberapa cara yang dapat ditempuh adalah dengan berpakaian yang rapi, bahasa tubuh yang sopan, dan tutur kata yang santun serta profesional.

Sekarang, setelah kita menyinggung sedikit tentang kesan pertama, berikutnya yang harus kita pahami adalah bagaimana memperkenalkan diri dengan sopan ketika menghadapi sebuah wawancara. Memperkenalkan diri dengan baik dan sopan akan memberikan kesan profesional dan akan menjadi nilai tambah juga untuk diri kita sendiri.

Artikel kita kali ini akan membahas tata cara memperkenalkan diri dengan baik dan sopan, serta kalimat-kalimat Bahasa Inggris yang dapat kita pergunakan di kala memperkenalkan diri kita sendiri.

Apakah teman-teman sudah siap belajar bersama? Kalau begitu, mari kita mulai!

1. Pra Perkenalan (Pre Introduction)

Apakah yang dimaksud dengan pra perkenalan? Di sini, pra perkenalan merujuk pada hal-hal yang harus kita lakukan ketika kita mendatangi tempat kita melamar pekerjaan atau wawancara untuk urusan lain. Ketika kita sampai di tempat wawancara, yang pertama kali harus kita lakukan adalah menemui petugas resepsionis.

Di hadapan petugas resepsionis, nyatakan nama lengkap kita, jam kita diharuskan untuk datang wawancara, dan wawancara seperti apakah yang akan kita jalani. Berikut contohnya:

Contoh 1:

Receptionist: Good morning, my name is Patricia Addams. May I help you with something, Miss?

Jane Goodman: Hello, good morning! My name is Jane Goodman and I’m here for a job interview for the position of administration staff at 10 a.m, October 28th. Last week, the recruiter said it’s better for me to show up 30 minutes before the interview.

Receptionist: Let me check your name on our book for interview appointment— ah, yes, Miss Goodman. You can wait here while I call the recruiter to report that you are already here for your interview. I wish you a good luck, Miss.

Jane Goodman: Thank you and I really appreciate it, Miss Addams.

(Resepsionis: Selamat pagi, nama saya Patricia Addams. Dapatkah saya membantu Anda dengan sesuatu, Nona?

Jane Goodman: Halo, selamat pagi! Nama saya Jane Goodman dan saya di sini untuk wawancara pekerjaan untuk posisi staf administrasi pukul 10 pagi, tanggal 28 Oktober. Minggu lalu, rekruiter mengatakan bahwa akan lebih baik bagi saya untuk datang 30 menit sebelum wawancara.

Resepsionis: Akan saya periksa nama Anda di buku kami di bagian janji temu wawancara— ah, ya, Nona Goodman. Anda bisa menunggu di sini selagi saya menghubungi pihak rekruiter untuk melaporkan bahwa Anda sudah datang untuk wawancara. Saya doakan semoga Anda beruntung, Nona.

Jane Goodman: Terimakasih dan saya sangat hargai itu, Nona Addams.)

Pada langkah ini adalah tetap duduk tenang dan usahakan untuk tidak memegang ponsel selagi menunggu pihak rekruiter atau HRD muncul. Sebaiknya, yang kita dapat lakukan adalah menenangkan diri dan memperbaiki posisi duduk agar kita terlihat tenang.

Ketika perwakilan kantor yang kita lamar muncul untuk menyambut kita, segeralah berdiri (namun jangan tergesa-gesa) dan jabat tangan mereka, tetapi jangan digenggam terlalu erat. Lalu, usahakan untuk selalu percaya diri dan sebutkan identitas kita dengan suara tenang namun jelas.

Apabila kita sudah berhubungan dengan rekruiter atau perwakilan kantor sebelumnya (melalui telepon atau surel), jangan lupa untuk memberi salam dengan mengimplikasikan bahwa kita senang akhirnya bisa bertemu dengan mereka. Lihat contoh di bawah:

Contoh 2:

HRD representation: Good morning, Patricia! Where is the interview candidate you said on the phone earlier?

Receptionist: There she is, Sir. That young lady with red hair, sitting on the chair over there. Miss Goodman, the HRD representation, Mr. Lawson, is here to meet you.

Jane Goodman: Good morning, Mr. Lawson. It is very nice to finally meet you directly.

HRD representation: And it is great to meet you in person, as well, Miss Goodman. Thank you for listening to my advice last week and actually come earlier. Come with me, we’re about to head to the interview room.

(Perwakilan HRD: Selamat pagi, Patricia! Di manakah kandidat wawancara yang kau bilang sudah menunggu di telepon tadi?

Resepsionis: Dia ada di sana, Pak. Wanita muda dengan rambut merah, yang sedang duduk di kursi di sebelah sana. Nona Goodman, perwakilan HRD, Tn. Lawson, sudah datang untuk menemui Anda.

Jane Goodman: Selamat pagi, Tn. Lawson. Sungguh sangat menyenangkan saya akhirnya bisa bertemu dengan Anda secara langsung.

Perwakilan HRD: Saya juga senang bisa bertemu langsung dengan Anda, Nona Goodman. Mari ikut saya, kita akan segera pergi ke ruang wawancara.)

2. Selama Perkenalan (During Introduction)

Setelah kita melaporkan dan menyatakan diri kita dan alasan kita datang ke tempat janji temu wawancara, kita kini bersiap menghadapi apa yang disebut dengan proses “selama wawancara”. Dalam proses inilah kita akan bertemu pihak perekrut atau HRD dan melakukan wawancara.

Selama proses wawancara berlangsung, yang pertama kali harus kita lakukan ketika para pewawancara sudah memasuki ruangan yang disiapkan untuk wawancara, sambutlah mereka dengan berdiri dari tempat kita duduk dan jabat tangan mereka, tersenyum, dan sebutkan nama kita.

Para perekrut atau orang yang mewawancara pada umumnya telah mengetahui alasan kita melamar kerja di kantor mereka atau mengikuti audisi, jika kita sedang mengikuti sebuah audisi, dari resume yang kita serahkan sebelumnya. Namun, tidak ada salahnya untuk menyatakan lagi alasan mengapa kita melamar kerja atau mengikuti audisi di tempat mereka.

Biasanya, untuk perkenalan diri, ada pewawancara yang memberikan waktu sebanyak 1 sampai 2 menit bagi pihak yang diwawancara untuk memperkenalkan dirinya. Ada pula yang tidak memberikan batasan waktu agar pihak yang diwawancara bisa sedikit santai. Diberikan batasan waktu atau tidak, perkenalan diri secara singkat dan jelas harus tetap kita lakukan.

Berikut ini adalah contoh bagaimana memperkenalkan diri ketika sedang melakukan wawancara:

Contoh 3:

Lisa McMurray: Thank you for coming here for your interview session today, Miss Goodman.

Harry Lawson: We have read your resume, and now… could you please introduce yourself to both of us?

Jane Goodman: Sure, I could! I am Jane Goodman and I’m 26 years old. I’m from Clarendon Hills and I’ve been lived in Chicago for 2.5 years.

Lisa McMurray: Oh, you’re from Clarendon Hills! Alright, please continue, Miss Goodman.

Jane Goodman: I’m here because I applied for the administration staff position. I have been an freelance administrator for 2.5 years and I excel in doing administrative works and also clerical tasks, as well as other tasks administration-related. I’m a fast-learner and work well under pressure. I’m also ready to work with other people from other divisions and generally, work well with people. I’m willing to learn and grow together with this office if you give me the chance.

Harry Lawson: That was quite an impressive introduction, Miss Goodman. What do you think, Mrs. McMurray?

Lisa McMurray: I think Miss Goodman is a confident young lady and I love the way you introduce yourself. A bunch of thanks for introducing yourself and now we will begin the next step.

Jane Goodman: I’m ready for the next step, Mrs. McMurray, Mr. Lawson.

(Lisa McMurray: Terimakasih sudah datang untuk sesi wawancara Anda hari ini, Nona Goodman.

Harry Lawson: Kami sudah membaca resume Anda, dan sekarang… dapatkah Anda memperkenalkan diri Anda kepada kami berdua?

Jane Goodman: Tentu saya bisa! Saya Jane Goodman dan saya berusia 26 tahun. Saya berasal dari Clarendon Hills dan sudah tinggal di Chicago selama 2.5 years.

Lisa McMurray: Oh, Anda dari Clarendon Hills rupanya! Baiklah, silakan dilanjutkan, Nona Goodman.

Jane Goodman: Saya di sini karena saya melamat posisi staf administrasi. Saya sudah bekerja sebagai administrator lepas selama 2.5 tahun dan saya mampu mengerjakan pekerjaan-pekerjaan administratif dan tugas-tugas klerikal, serta pekerjaan lain yang berhubungan dengan administrasi. Saya seorang yang cepat belajar dan bekerja dengan baik di bawah tekanan sekalipun. Saya juga siap bekerja sama dengan orang-orang dari divisi lain dan secara umum, bekerja baik dengan orang lain. Saya siap belajar dan bertumbuh bersama kantor ini jika saya diberikan kesempatan.

Harry Lawson: Tadi itu adalah perkenalan diri yang cukup mengesankan, Nona Goodman. Bagaimana menurut Anda, Ny. McMurray?

Lisa McMurray: Saya rasa Nona Goodman adalah seorang wanita muda yang penuh percaya diri dan saya suka dengan cara Anda memperkenalkan diri. Terimakasih sudah mengenalkan diri Anda pada kami dan sekarang kita akan mulai tahapan berikutnya.

Jane Goodman: Saya siap untuk langkah selanjutnya, Ny. McMurray, Tn. Lawson.)

4. Setelah Perkenalan (Post Introduction)

Setelah melakukan perkenalan diri dan wawancara, janganlah lupa untuk menyapa pihak pewawancara dengan ucapan selamat tinggal atau sampai bertemu yang baik. Ketika wawancara telah selesai, ikutlah berdiri ketika pihak perekrut sudah berdiri dari tempat duduknya dan jabat kembali tangan mereka sembari tersenyum dan ucapkan terimakasih.

Contoh 4:

Harry Lawson: That is all for our today’s session of interview with you, Miss Goodman. We will inform you through phone or email about the result of your job application.

Jane Goodman: I thank both of you for today’s interview. It was an awesome meeting and talking with you. May your day be an excellent one.

(Harry Lawson: Sekian sesi wawancara hari ini bersama Anda, Nona Goodman. Kami akan menginformasikan hasil dari lamara kerja Anda melalui telepon atau surel.

Jane Goodman: Saya berterimakasih kepada Anda berdua untuk wawancara hari ini. Mengagumkan bisa bertemu dan berbincang dengan Anda. Semoga hari Anda menjadi hari yang indah.)

Itulah langkah-langkah yang dapat kita tempuh manakala kita melakukan perkenalan diri dalam suatu wawancara. Ingatlah untuk selalu bersikap tenang, percaya diri, dan jangan gugup.

Sekian artikel kita kali ini. Sampai bertemu lagi!

Artikel Lainnya

Jawaban Pertanyaan Interview: How Much Money Are You Looking to Earn?
Jawaban Pertanyaan Interview: Why do you want to work here?
Menjawab Pertanyaan Alasan Melamar Kerja dalam Bahasa Inggris
Jawaban Interview: How Do You Handle Success?
Apa Yang Harus Dikatakan dalam “Exit Interview”
Pertanyaan Interview: Describe a Difficult Work Situation or Project and How You Overcame It
Menjawab  “What’s Your Biggest Professional Achievement?”
Kalimat-Kalimat Penting Untuk Wawancara Kerja Dalam Bahasa Inggris
Kumpulan Kalimat Bahasa Inggris Untuk Interview Kerja
Jawaban Pertanyaan Interview: What Motivates You?

 

Contoh Percakapan Wawancara Kerja Sebagai Staf Admin dalam Bahasa Inggris
Cara Memperkenalkan Diri dalam Interview Bahasa Inggris dan Terjemahannya
Jawaban Pertanyaan Interview: What Questions Do You Have for Me?
Berbicara “Buruk” dengan Sopan (How to Say Crap Politely)
Contoh Pertanyaan Umum Wawancara Kerja dalam Bahasa Inggris
Contoh Interview Kerja di Kapal dalam Bahasa Inggris
Frasa/Kalimat Sopan yang Digunakan Resepsionis Hotel
Cara Memperkenalkan Diri saat Interview dalam Bahasa Inggris
Percakapan Job Interview: Menjalani Wawancara Dalam Bahasa Inggris secara Efektif dan Baik
Contoh Percakapan Wawancara Kerja Sebagai Reporter Wartawan dalam Bahasa Inggris