sederet.com
Online Indonesian - English Dictionary
Sederet.com
separator

Speaking TOEFL: Formula Menjawab Speaking Task: “SEA”

Kembali lagi kita akan berlatih jelang tes TOEFL, dan ini saatnya untuk mengasah kemampuan berbicara atau speaking yang kamu miliki. Fokus dalam artikel kali ini adalah TOEFL Independent Speaking.

Hal terpenting untuk mendapat skor maksimal dalam speaking adalah dengan merangkum respon yang memiliki dasar dan tidak berbelit-belit. Semakin to the point jawaban yang kamu berikan, akan semakin besar kemungkinan mendapat nilai yang bagus.

Independent Speaking Tes TOEFL

Dalam Independent Speaking, kamu hanya punya waktu 45 detik untuk berbicara. Biasanya pertanyaan yang diberikan berkisar tentang isu sosial dan fenomena tertentu, dan kamu diminta memilih berada di pihak yang mana. Bisa saja pertanyaannya berkisar tentang apakah kamu setuju orangtua memperkenalkan smartphone untuk anak mereka atau tidak. Selain itu bisa saja pertanyaan akan berkisar tentang memberi uang untuk pengemis di jalan apakah bentuk amal yang baik atau buruk. Mari kita mulai membahas tentang formula menjawab speaking yang efektif.

Formula “SEA”

Untuk menjaga agar jawaban kamu tetap efektif dan tetap sasaran, tentu langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengambil pilihan. Setelah mengambil pilihan, jelaskan alasan kamu memilih opsi tersebut. Tahap ini akan menjelaskan posisi kamu terhadap sebuah isu sosial. Tahap terakhir, jika memungkinkan, sampaikan alternatif dari pilihan yang kamu ambil.

Memaparkan sisi yang berseberangan dengan pilihanmu akan membuat keberpihakanmu sangat terencana dengan baik. Bagian ketiga ini bisa tersampaikan atau tidak tergantung dengan kecepatan berbicara dan konten yang kamu sampaikan. Ingat, kamu hanya punya waktu 45 detik untuk menjawab Independent Speaking dalam tes TOEFL.

Untuk mengingat dengan mudah, ada formula yang disebut dengan “SEA”, dengan urutan:

  1. First you take a SIDE on the issue.
  2. Then you EXPLAIN your side.
  3. Finally (time allowing), you discuss ALTERNATIVE to your position.

Bisa disimpulkan formulanya adalah:

SIDE – EXPLANATION – ALTERNATIVE

Berikutnya mari kita coba menerapkan formula tersebut dalam contoh pertanyaan. Berikut contohnya:

Some schools provide children with health education classes. Other schools send health information to parents, so that parents can teach their own children about health issues. Which approach do you think is better, and why?”

Dari pertanyaan di atas, ada 2 pilihan yang diajukan, yaitu memberi kelas pendidikan tentang kesehatan di sekolah, atau mengirim informasi pada orangtua agar diajarkan sendiri ke anak mereka.

Mari asumsikan bahwa kamu mengambil pilihan lebih baik menerapkan pengajaran tentang kesehatan di sekolah. Dan alternatif dari pilihan kamu adalah orangtua mengajarkan sendiri isu kesehatan pada anak mereka. Berikut ini formula “SEA” yang bisa diterapkan:

  • SIDE: Saya yakin bahwa pendidikan kesehatan sebaiknya diajarkan untuk anak-anak di sekolah.
  • EXPLANATION: Guru bidang pendidikan kesehatan memiliki bekal dan latar belakang pelatihan khusus di bidang kesehatan. Seorang guru yang baik bisa menyampaikan pada murid tentang kesehatan. Dan guru kesehatan tahu betul cara menjawab pertanyaan yang mungkin muncul dari murid-murid seputar hidup sehat. Dengan informasi yang mencukupi ini, anak-anak bisa menjaga kesehatan mereka.
  • ALTERNATIVE: Jika pendidikan kesehatan dilakukan oleh orangtua, ada kemungkinan anak-anak tidak mendapat bimbingan yang tepat dan langsung dari ahlinya. Sebagian besar orangtua bukan ahli kesehatan, bahkan mungkin mereka tidak punya banyak waktu untuk mengajarkan tips hidup sehat pada anak-anak mereka. Jadi tanpa adanya kelas tentang kesehatan yang diajarkan secara berkala, ada kemungkinan anak-anak salah memahami konsep kesehatan dan mengambil pilihan terkait hidup sehat yang justru berdampak buruk bagi mereka.

Ketiga poin di atas jika dirangkum dalam 45 detik speaking saat tes TOEFL bisa berupa:

I believe that health education should be taught to children in school. Health teachers have special training and expertise in health. A good teacher can tell kids everything they need to know about health. And health teachers will know how to answer any questions that their students have about healthy living. With this information, kids can keep themselves healthy. If health education is just done by parents, kids may not get correct, expert health advice. Most parents aren’t health experts, and some parents might not even have the time to give their kids any health tips at all. So without regular health classes, kids could be misinformed about health, and might make unhealthy choices that are bad for them.”

Dengan demikian, kamu akan memaparkan jawaban yang tegas, berdasar, lengkap dengan pembanding akibat apa yang akan terjadi jika tidak mengambil pilihan seperti yang kamu kemukakan.

Formula “SEA” yang Fleksibel

Hal lain yang menjadi kelebihan dari formula “SEA” adalah fleksibilitasnya. Kamu bisa hanya menggunakan 2 tahap saja yaitu “SIDE” dan “EXPLANATION” dengan memanjangkan bagian kedua atau explanation. Formula ini akan berbentuk “SE”. Atau bisa saja kamu memaparkan ketiganya ditambah dengan “ALTERNATIVE” hanya saja dalam bentuk singkat. Terbuka kemungkinan untuk memaparkan alternative hanya dalam satu kalimat padat.

Dengan fleksibilitas yang dimiliki formula “SEA” ini, kamu juga bisa fokus pada bagian dampak negatif yang mungkin terjadi jika memilih opsi yang berseberangan. Kamu juga bisa memodifikasi formula “SEA” dengan mengambil side, lanjut ke alternative, dan mengakhirinya dengan penjelasan singkat atau explanation. Sehingga formula akan bergeser menjadi “SAE” dan tidak masalah. Di lain pihak, kamu juga bisa mengambil pilihan dan memaparkan dampak dari alternative sehingga menjadi formula “SA”.

Jangan ragu untuk terus melatih elemen dari formula “SEA” ini dengan kreativitas dan menyesuaikan dengan kebutuhan kamu. Setelah kamu bereksperimen, perhatikan ada banyak bentuk respon yang bisa kamu ciptakan. Pilih formula apa yang paling terasa tepat dan sesuai dengan karakter speaking kamu, dan gunakan itu sebagai senjata pamungkas saat berada dalam sesi speaking tes TOEFL.

Artikel Lainnya

Listening TOEFL: Asah Listening dan Pelafalan dengan “Minimal Pairs”
Speaking TOEFL: Latihan Soal Utarakan Pendapat
Speaking TOEFL: Formula “MEEM”
Speaking TOEFL: Formula Menjawab Speaking Task: “SEA”
Speaking TOEFL: Cara Pelafalan “W” dan “V” dan Tips “TLDNR”
Speaking TOEFL: Seni Diplomasi dalam Percakapan Bahasa Inggris
Speaking TOEFL: Tongue Twister, Berlatih Bicara Bahasa Inggris
Speaking TOEFL: Make it Simple, Jawab dengan Sederhana
Speaking TOEFL: Sampaikan Pendapat dalam Speaking
Speaking TOEFL: Kenali Kata Pengantar

 

Speaking TOEFL: Latihan Speaking TOEFL dalam 45 Detik
Tip TOEFL: Mungkinkah Kita “Berbohong” dalam Tes TOEFL?
Belajar Grammar Tes TOEFL: Struktur Kalimat Paralel
Reading TOEFL: Parafrase
Listening TOEFL: Masalah Psikologis yang Muncul saat Hadapi Tes Listening
Tip TOEFL: Berapa Lama Masa Berlaku Skor TOEFL?
Belajar Reading TOEFL: Cara Gampang Jawab Reading Tes TOEFL
Reading TOEFL: Konteks Reading dari Berita Entertainment
Tip Umum TOEFL: Cara Mempersiapkan Tes TOEFL bagi Orang Sibuk
Belajar Tes Reading TOEFL: Detail Questions


 


Sederet Mobile

http://mobile.sederet.com


Tip TOEFL: Susunan String of Adjectives sebagai Penjelas Kata Benda
Tip TOEFL: Kamus Mini Phrasal Verbs
Tip TOEFL: “Text Insert” Asah Ketelitian dalam Menjawab Soal
Tip Writing TOEFL: Penggunaan “Koma” dalam Bahasa Inggris
Writing TOEFL: 4 Langkah Membuat Essay yang Terorganisir
Reading TOEFL: Jenis Pertanyaan dalam Reading, Kategorisasi
ReadingTOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 2)
Reading TOEFL: Asah Reading dengan Baca Novel (Part 1)
Reading TOEFL: Momen-momen Darurat dalam Reading
Reading TOEFL: Temukan Tokoh Utamanya untuk Mengetahui Maknanya